Gede Darmawa Kembali Dilantik Menjadi PJ Sekda Karangasem

Kabupaten Karangasem kembali melantik I Gede Darmawa untuk yang ketigakalinya sebagai Pejabat Sekda Kabupaten Karangasem pada Senin (15/06/2020) di wantilan kantor Bupati Karangasem.

 

Balinetizen.com, KARANGASEM –

 

Kabupaten Karangasem kembali melantik I Gede Darmawa untuk yang ketigakalinya sebagai Pejabat Sekda Kabupaten Karangasem pada Senin (15/06/2020) di wantilan kantor Bupati Karangasem.

Acara pelantikan yang diawali dengan prosesi mejaya – jaya tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri dan Wabup. I Wayan Arta Dipa beserta Kepala BKPSDM Karangasem, I Gusti Gede Rinceg.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengatakan, acara pelantikan Pejabat Sekda Karangasem ini bisa dikatakan sebagai rekor di Karangasem, pasalnya baru kali ini kursi Sekda diisi oleh Pejabat Sekda sampai tiga kali sebelum ada pejabat definitifnya.

“Untuk jabatan definitif tentu akan kita usahakan hanya saja saat ini masih terkendala covid sehingga komunikasi kita sedikit alami kesulitan. Kita ingin kualitas dan nanti hasilnya benar – benar bagus untuk Kabupaten Karangasem,” jelas Mas Sumatri.

Meski demikian, Mas Sumatri mengakui bahwa sudah melakukan penggodokan terhadap tiga nama calon hasil sleksi yang telah diserahkan kepadanya.

Ketiga nama tersebut diantaranya adalah I Nengah Mendra, I Wayan Purna dan I Ketut Sedana Merta, ketiga nama ini merupakan hasil sleksi terbaik yang telah dilakukan Pansel sebelunya.

Salah satu dari tiga nama tersebut bahkan sudah diserahkan kepada Gubernur dan sudah di acc pada tanggal 20 Mai 2020 lalu.

“Sudah diacc oleh Gubernur Bali, Astungkare sudah digodok dipusat, mungkin minggu ini akan ada pelantikan lagi,” ungkap Mas Sumatri

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Karangasem, I Gusti Gede Rinceg mengatakan terhitung mulai hari ini Pejabat Sekda mulai bertugas hingga tiga bulan kedepan, hanya saja apabila sudah ada Sekda difinitif kapanpun bisa langsung digantikan.

Baca Juga :
Pemkab Tabanan Gelar Rakor Evaluasi Capaian MCP Tahun 2020

Lebih lanjut, berkaitan dengan penggodokan tiga nama hasil seleksi tersebut, menurut Gusti Gede Rinceg sesuai dengan mandat UUD nomor 5 tahun 2014, PP 11 tahun 2017 dimana Bupati selaku PPK berhak atau dapat memilih satu diantara 3 calon terbaik, baik itu apakah nomor 3, 2 atau nomor 1.

“Itu sepenuhnya kewenangan PPK, Pansel hanya seleksi dan mengusulkan calon terbaik, cuma karena ada Pilkada serentak proses mutasi harus ijin mendagri dan yang bisa hanya untuk mengisi jabatan yang kosong,” terang Rinceg.

 

Pewarta : Suartawan
Editor : Whraspati Radha

Leave a Comment

Your email address will not be published.