Global Qurban-ACT Gandeng BDI Pertamina dan Majelis Telkomsel Gelar Dapur Umum di TPA Suwung

Avatar

 

Balinetizen.com,  Denpasar 

BDI Pertamina Ngurah Rai bersama Majelis Telkomsel Takwa salurkan qurban melalui Global Qurban-ACT untuk masyarakat yang tengah kesulitan akibat pandemi di sekitaran pemukiman pemulung TPA Suwung, tepatnya di Pesantren Solusi Umat dengan hewan yakni 1 ekor sapi dan 4 ekor kambing, hal ini sangat disambut positif oleh warga.

Proses pemotongan Global Qurban-ACT tetap menggunakan standar protokoler lengkap dengan alat perlindungan diri serta mendatangkan auditor halal MUI Bali sebagai bentuk untuk meyakinkan bahwa penyembelihan hewan qurban sesuai syariat.

Setelah pemotongan qurban selesai, tim Global Qurban-ACT bersama mitra Majelis Telkomsel Takwa memasak daging qurban di Dapur Kurban yang telah disediakan.

Dalam acara Qurban ini Global Qurban – ACT menghadirkan tidak hanya pemotongan hewan qurban tetapi dapur qurban juga, hal ini adalah upaya untuk dapat mengurangi beban masyarakat, hal ini disampaikan langsung oleh branch manager ACT Bali Arif Marsudi, dalam seremonial beliau menyampaikan, bahwa “Qurban tahun ini jangan lagi menyulitkan masyarakat lagi, dengan mereka memasak dan mencari bumbu-bumbu lagi, cukup wabah ini membuat masyarakat susah, kini ringankan dan bahagian mereka kembali dengan Dapur Qurban.

“Terimakasih para mitra yang sudah mempercayakan ini semua kepada Global Qurban-ACT,” terang Arif Marsudi.

Hal tersebut di apresiasi oleh tokoh masyarakat Ustadz Mujahidun, sangat berbahagia sekali menyambut Qurban dan Dapur Qurban yang berada didaerah lingkungannya, “Saya ucapkan terimakasih untuk para pengkurban dan Global Qurban-ACT yang telah mengadakan qurban di lingkungan kami, harapannya hal ini tidak hanya menjadi pahala qurban tetapi membantu masyarakat juga yang tengah kesulitan disaat corona seperti ini.

Kemudian tim Global Qurban –ACT menyalurkan hasil dapur Qurban ke lebih 350 masyarakat yang sudah terdaftar dan memiliki voucher. (hd)

Baca Juga :
Presiden: Sosialisasikan Protokol Tatanan Normal Baru Secara Masif

Leave a Comment

Your email address will not be published.