Bupati Artha Sosialisasikan Perbup, Pelaku Usaha Tak Patuhi Prokes Didenda Satu Juta

Bupati Jembrana I Putu Artha bersama unsur pimpinan Forkopinda Jembrana mensosialisasikan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 36 tahun 2020, Jumat (4/9).

Balinetizen.com, Jembrana-

 

Bupati Jembrana I Putu Artha bersama unsur pimpinan Forkopinda Jembrana mensosialisasikan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 36 tahun 2020, Jumat (4/9). Sosialisasi menyasar pusat pusat keramaian seperti Pasar Umum Negara.

Perbup nomor 36 Tahun 2020 terkait dengan Penterapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona VirusDisease (Covid-19) dalam tatanan kehidupan baru.

Sosialisasi yang juga diikuti Sekda Jembrana I Made Sudiada ini ditandai dengan pemasangan brosur di tempat-tempat strategis yang ada di sekitar pasar terbesar di Jembrana. Bupati I Putu Artha juga secara langsung memberikan peringatan dan himbauan bagi para pedagang termasuk para pembeli jika diketemukan tanpa menggunakan masker.

Disela-sela sosialisasi, Bupati Jembrana I Putu Artha mengaku, kalau sosialisasi yang dilakukannya itu merupakan tindak lanjut dikeluarkannya Peraturan Bupati Jembrana tentang penterapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan,

“Dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 dalam tatanan kehidupan era baru ini, sebelum memberikan sanksi dalam satu minggu ini kita awali dulu dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama warga yang sehari-harinya beraktivitas di pasar,” ujarnya.

Terkait dengan sanksi sesuai Perbup nomor 36 tahun 2020, kata Bupati Artha, mencakup 2(dua) objek sasaran yakni, perorangan dan pelaku usaha. “untuk perorangan di wilayah Kabupaten Jembrana yang tidak memakai masker saat beraktivitas diluar rumah dikenakan denda administratif sesuai kewenangan pemerintah daerah sebesar Rp. 100.000(seratus ribu rupiah),”terangnya.

Sedangkan sanksi bagi para pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat fasilitas umum, Bupati Artha menegaskan, akan dikenakan sanksi administratif sebesar Rp. 1000.000 jika memang benar dtemukan pelanggaran protokol kesehatan. “seminggu ini kita sosialisasikan dulu, setelah satu minggu sanksi akan diberlakukan” pungkasnya. (Humas Pemkab Jembrana)

Baca Juga :
Buka Uji Kompetisi Kasir, Bupati Suwirta Minta Kasir Wajib Bersertifikat dan Kuasai Teknologi

 

Editor : SUT

Leave a Comment

Your email address will not be published.