Tamba-Ipat Siap “Sekala Niskala” Daftar ke KPU, Mohon Doa Restu “Ida Bhatara” Lan “Semeton” Jembrana untuk Menang

Avatar

Foto: Pasangan Calon Bupati dan Wakil Jembrana I Nengah Tamba dan I Gede Ngurah Patriana Krisna (Paket Tamba-Ipat) saat menggelar persembahyangan di Pura Jagatnatha Jembrana, Sabtu (5/9/2020).

Balinetizen.com, Jembrana 

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Jembrana dari Koalisi Jembrana Maju (KJM), I Nengah Tamba dan I Gede Ngurah Patriana Krisna alias Ipat (Paket Tamba-Ipat) menegaskan sudah sangat siap Sekala niskala untuk melakukan pendaftaran ke KPU (Komisi Pemilihan UmuM ) Kabupaten Jembrana, Minggu siang (6/9/2020).
Untuk mematangkan hal ini, Tamba-Ipat memohon doa restu “Ida Bhatara” dengan menggelar persembahyangan di Pura Jagatnatha Jembrana, Kabupaten Jembrana, Sabtu (5/9/2020).
Tamba-Ipat menyakini di dalam berjuang untuk menjadi pemimpin Jembrana lima tahun ke depan, membawa perubahan besar dan membawa Jembrana Kembali Jaya (Jaya) membutuhkan niat tulus dan hati yang bersih.
Ibaratnya  kita melapor ke ‘penguasa’ Jembrana di Pura Jagatnatha mohon doa restu. Tamba-Ipat mulai dengan minta doa restu Ida Bhatara baru minta restu semeton Jembrana,” kata Tamba bersama Ipat ditemu i sebelum melakukan persembahyangan.
Dengan mengenakan kemeja, pakai udeng, dan kamen putih, Tamba-Ipat diiringi sekitar 50 pemangku hingga relawan pendukungnya.Mereka menggelar persembahyangan hingga sekitar pukul 18.20 Wita.
Tamba menyatakan, pihaknya menggelar persembahyangan memohon restu Ida Bhatara Pura Jagatnatha bersama calon wakilnya, Ipat, memohon doa restu dan dukungan menghadapi Pilkada Jembrana 2020 mendatang.
“Kami berharap pemilu nanti berjalan lancar dan damai. Demokrasi berjalan dengan benar. Covid-19 ini, semoga warga Jemrbana terhindar dari penyebaran virus Corona,” ucap politisi Demokrat asal Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana ini.

Tamba mengaku, selain secara niskala dengan menghaturkan persembahyangan di Pura Jagatnatha, ia juga secara sekala memohon dukungan sebagai kandidat melawan incumbent, agar bisa mendapatkan suara lebih dari calon lain.
Untuk diketahui Tamba-Ipat total diusung dan didukung oleh 10 partai politik. Untuk partai pengusung ada Golkar, Demokrat, Gerindra, PKB, dan PPP. Untuk non parlemen ada PSI, Nasdem, Partai Garuda, Partai Berkarya, dan Perindo, yang sudah menyerahkan rekomendasinya,” paparnya.
Dengan mengusung jargon “Tamba-Ipat Pasti Bisa” kedua paslon ini  memohon dukungan masyarakat Jembrana supaya bisa memenangkan Pilkada 2020 ini.
Tamba mengaku syarat-syarat maju di Pilkada Jembrana 2020 sudah selesai. Bahkan, rekomendasi partai semua masuk.
Maka, pada Minggu (6/9/2020) sekitar pukul 11.00 Wita, pihaknya akan melakukan persiapan di sekretariat JKJ (Jembrana Kembali Jaya) hingga pukul 12.00 Wita, kemudian bergerak, dan diperkirakan tiba di Kantor KPU Jembrana pukul 13.00 Wita.
Sebelum mendaftar, mereka akan melakukan perjalanan sedikit memutar dari Bundaran Balang Tamak menuju kantor KPU Jembrana.

Sementara itu, Ipat mengaku sebagai persyaratan sendiri, ia sudah mengajukan pengunduran diri. Suratnya sudah berada di BKD dan sedang dalam proses.
Sesuai batas waktu harus diserahkan H+5 setelah penetapan. Sedangkan untuk pengunduran diri sudah diajukan sejak 7 Agustus 2020 lalu.
“Saya sudah dipanggil Sekda 2 minggu, setelah itu pengunduran diri. Kemudian langsung dilakukan disposisi. Masih dalam proses, ini artinya sudah bisa (mundur). Prosesnya memang lama, dan yang penting kan H+5 setelah penetapan harus diserahkan,” jelasnya. (wid)

Baca Juga :
Hadiri Pertemuan Regional Aichr Di Bangkok, Angkie Yudistia: Indonesia Punya Perhatian Besar Pada Isu Disabilitas Perempuan

Leave a Comment

Your email address will not be published.