Lengkapi Syarat, Dua Bakal Paslon Pilkada Jembrana di Dead Line Hari Ini

Avatar
Bakal paslon Bupati dan Wakil Bupati dari Paket Bangsa (Kembang-Sugiasa) masih harus melengkapi atau menyerahkan surat perbaikan. Karena ada perbedaan pada NIK dengan yang ada di LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara).

Balinetizen.com, Jembrana-

 

Dua bakal pasangan calon (paslon) yang akan berlaga dalam Pilkada Jembrana 2020 disibukan dengan kelengkapan syarat. Dari beberapa syarat yang harus diserahkan saat mendaftar, ada dua syarat yang belum terpenuhi.

Bakal paslon Bupati dan Wakil Bupati dari Paket Bangsa (Kembang-Sugiasa) masih harus melengkapi atau menyerahkan surat perbaikan. Karena ada perbedaan pada NIK dengan yang ada di LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara).

Kekurangan syarat ini khususnya untuk bakal calon Wakil Bupati, I Ketut Sugiasa. Sedangkan syarat untuk bakal calon Bupati, I Made Kembang Hartawan sudah terpenuhi.

Untuk Paket Tepat (Tamba -Ipat) kekurangan syarat dialami Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat). Bakal calon Wakil Bupati ini belum menyetorkan pajak tahunan selama empat tahun. Sedangkan syarat bakal calon Bupati, I Nengah Tamba sudah memenuhi syarat.

Hal ini terungkap saat KPU Jembrana melakukan rapat pleno terbuka penyampaian berita acara hasil verifikasi syarat calon Bupati dan Wakil Bupati di KPU Jembrana, Senin (14/9).

Akan kekurangan syarat tersebut KPU Jembrana memberikan batas waktu hingga hari Rabu (16/9) bertepatan dengan Hari Raya Galungan. Jika tidak, kedua bakal paslon Bupati dan Wakil Bupati ini tidak ditetapkan sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada Jembrana 2020 oleh KPU Jembrana.

Terkait kekurangan syarat kedua bakal calon Wakil Bupati ini, Ketua KPU Jembrana, Ketut Gde Tangkas Sudiantara saat dikonfirmasi, membenarkan dan KPU memberikan batas waktu hingga Rabu (16/9). Namun syarat tersebut sudah disetorkan ke KPU Jembrana pada hari itu juga.

“Terakhir disetorkan memang hari ini (Rabu). Tapi sudah diserahkan sorenya, hari itu juga (Senin). Yang menyerahkan tim LO masing-masing bakal calon” terang Tangkas, Selasa (15/9).

Baca Juga :
Seniman Bakti Wiyasa: Turah Panji Astika Figur Nyata Pelestari Budaya Tabanan

Untuk bakal calon Wakil Bupati I Ketut Sugiasa kata Tangkas, terjadi perbedaan pada NIK dengan yang di LHKPN dan syarat ini sudah diperbaiki bahkan disetorkan ke KPU Jembrana.

Demikian halnya dengan syarat dari bakal calon Wakil Bupati, Gede Ngurah Patriana Krisna terkait pajak tahunan. Namun juga sudah disetorkan.

“Yang harus disetorkan pajak tahunan selama 5 tahun. Tapi saat mendaftar yang disetorkan baru pajak tahun 2019 saja. Sekarang sudah semua disetorkan dari tahun 2015 sampai 2019” jelasnya.

KPU Jembrana selanjutnya melaksanakan tahapan verifikasi syarat perbaikan sampai tanggal 22 September. Penetapan bakal paslon Bupati dan Wakil Bupati menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada Jembrana sesuai tahapan akan dilaksanakan tanggal 23 September mendatang.

Rapat pleno terbuka tersebut dihadiri oleh tim LO dari kedua bakal paslon, pengurus partai politik (parpol) pengusung bakal paslon, Polres Jembrana dan Kodim 1617/Jembrana serta Bawaslu Jembrana. (Komang Tole)

 

Editor : SUT

Leave a Comment

Your email address will not be published.