Covid Meningkat, Gugus Siapkan Hotel Jimbarwana

Avatar
Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jembrana, Sabtu (26/9) menggelar rapat kordinasi.

Balinetizen.com, Jembrana-

 

Sebulan terakhir kasus Covid-19 di Kabupaten Jembrana melonjak tajam. Menyikapi situasi ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jembrana, Sabtu (26/9) menggelar rapat kordinasi.

Rapat di Posko Gugus Tugas Covid-19 di Kantor BPBD Jembrana dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Jembrana, I Made Sudiada. Turut hadir Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf. Hasrifuddin Haruna, Waka Polres Jembrana Kompol IB Dedy Januartha, Kajari Jembrana diwakili Kasi Datun I Kadek Wahyu Ardika dan Asisten I Setda Jembrana, I Nengah Ledang.

“Posisi kita sangat sulit karena masyarakat sangat sensitif. Namun situasi kondisi dan penularan yang begitu cepat maka kita juga harus bergerak cepat. Kita diskusikan bersama terkait semua hal terkait langkah – langkah ke depan” ujar Sudiada.

Terkait regulasi yaitu Pergub (Peraturan Gubernur) dan Perbup (Peraturan Bupati) semuanya sudah normatif. Namun dalam pelaksanaannya memang serba salah.

Menurutnya cara cara humanis dan edukasi tetap dikedepankan. Namun tindakan tegas juga diberikan untuk kebaikan bersama. “Kita lakukan secara bertahap. Pelanggaran pertama dan kedua bisa diberi sanksi berupa membaca sesuatu” ujarnya.

Menindaklanjuti arahan GTPP Provinsi Bali lanjutnya, pihaknya telah menyiapkan Hotel Jimbarwana sebagai tempat karantina atau isolasi khususnya untuk kasus OTG (orang tanpa gejala) dan orang dengan gejala ringan.

“Nanti fungsi Hotel Jimbarwana juga sekaligus untuk mengetatkan tracking yang selama ini telah dilakukan” jelasnya.

Sementara itu, Juru Bicara GTPP Covid-19 Jembrana dr I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan kasus terkonfirmasi positif kembali bertambah sebanyak 5 kasus diantaranya, 2 orang dari Kelurahan Pendem, 1 orang dari Kelurahan Lelateng, 1 orang dari Desa Yehembang dan 1 orang dari Kelurahan Dauhwaru.

Pasien dari Lelateng seorang pria berusia 51 tahun. Pasien ini awalnya suspek dan dirawat di RSU Negara. Setelah dilakukan swab, hasilnya positif Covid-19 dan ditemukan pneumonia.

Baca Juga :
Menteri ESDM turunkan tarif listrik nonsubsidi, ini rinciannya

Pneumonia lanjutnya, juga ditemukan pada pasien ibu hamil berusia 33 tahun dari Kelurahan Pendem. “Hari ini Gugus Tugas Jembrana juga mencatat satu orang bayi berusia 2 bulan posiitf Covid-19. Bayi ini merupakan kontak erat dari ibunya yang positif Covid-19” terangnya.

Hari ini RSU Negara memulangkan dua pasien sembuh. Kedua pasien itu seorang wanita PNS berusia 53 tahun dari Kelurahan Pendem dan seorang petani berusia 57 tahun dari Kelurahqn Dauhwaru.

Dengan penambahan lima kasus secara kumulatif jumlah pasien positif di Jembrana sebanyak 295 orang. Sedangkan umlah kumulatif pasien sembuh sebanyak 204 orang dengan kasus kematian sebanyak 6 orang. (Komang Tole)

 

Editor : SUT

Leave a Comment

Your email address will not be published.