Ketua DPR RI dan Menteri PPA Kunjungi Pengerajin Kain Tenun Cagcag di Pejeng Kangin

Avatar
Ketua DPR Republik Indonesia Puan Maharani bersama dengan Menteri Pemerdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Republik Indonesia I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengunjungi pengerajin kain tenun cagcag di Banjar Pengembungan, Desa Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Kamis (15/10/2020). 

Balinetizen.com, Gianyar-

 

Ketua DPR Republik Indonesia Puan Maharani bersama dengan Menteri Pemerdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Republik Indonesia I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengunjungi pengerajin kain tenun cagcag di Banjar Pengembungan, Desa Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Kamis (15/10/2020).
Dalam kunjungan tersebut, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Menteri Pemerdayaan Perempuan dan Anak RI I Gusti Ayu Bintang Darmawati melihat secara langsung aktivitas ibu-ibu pengerajin kain tenun cagcag.
Ketua DPR RI, Puan Maharani disela-sela kunjungannya tersebut mengatakan bahwa kerajinan kain tenun cagcag ini agar dapat bisa dilestarikan. Khususnya, bagi generasi muda.
“Bukan buat ibu (pengerajin tenun cagcag) ini aja, buat semua pengerajin yang ada di Bali harus bisa re-generasi mengajarkan ilmu bikin kain ini untuk generasi selanjutnya biar bukan anaknya, bukan cucunya tapi di lingkungannya di kampung juga harus banyak anak-anak yang bikin kain,” ujarnya.
Dikatakan juga bahwa hal ini menjadi PR bagi Pemeeintah Daerah maupun Pemerintah pusat agar dapat melestarikan kerajinan tenun ini.
“Ibu ini sudah dari kelas satu SD artinya sudah hampir 40 tahun lebih bikin kain ini tapi belum ada yang menggantikan bikin seperti ini dan saya yakin bahwa yang muda-muda belum tentu bisa bikin kain sehalus ibu ini, ini memang PR buat Pemda dan tentunya juga buat pemerintah pusat,” katanya.
Sedangkan Kepala Desa Pejeng Kangin, I Gede Purnadi Yoga mengatakan bahwa karena awalnya sebagian masyarakat di Pejeng Kangin  berprofesi di sektor pariwisata harus berhenti bekerja akibat dampat dari Covid-19 maka banyak masyarakat akhirnya beralih profesi sebagai pengerajin kain tenun cagcag.
“Dimasa Covid ini pengerajin semakin bergeliat karena hampir 60 persen masyarakat Pejeng Kangin khususnya di Pesalakan dan Pengembungan yang menekuni pengerajinan kain cagcag ini,” ujarnya.

 

Baca Juga :
Abaikan Penerapan Prokes, Sat Pol PP Denpasar Lakukan Pembinaan Kerumunan di Gatsu Tengah

Pewarta : Ketut Catur
Editor : Mahatma Tantra

Leave a Comment

Your email address will not be published.