Tiga “Mangkir”, Komisioner dan Staf KPU Jembrana Jalani Test Swab

Avatar
Komisioner bersama staf pada Sekretariatan KPU Jembrana menjalani test swab. Dari 37 orang yang seharusnya mengikuti test swb, tiga orang diantaranya mangkir alias tidak hadir.

Balinetizen.com, Jembrana-

 

Komisioner bersama staf pada Sekretariatan KPU Jembrana menjalani test swab. Dari 37 orang yang seharusnya mengikuti test swb, tiga orang diantaranya mangkir alias tidak hadir.

Test swab terhadap lima Komisioner KPU Jembrana dan jajaran staf sekretariat dilakukan di Hotel Jimbarwana, Senin (26/10).

Ketua KPU Jembrana Ketut Gde Tangkas Sudiantara mengatakan test swab dilakukan guna memastikan bahwa dirinya bersama empat komisioner lainnya dan staf pada sekretariatan dalam kondisi sehat.

“Melalui test swab ini kita ingin memastikan bahwa kita sebagai penyelengara bebas dari Covid-19” ujar Tangkas, Senin (26/10).

Test swab ini menurutnya yang pertama kali dan akan dilakukan sebanyak tiga kali hingga menjelang pencoblosan tanggal 9 Desember mendatang bekerjasama dengan pihak Dinas Kesehatan Pemkab Jembrana.

“Dari 37 orang, yang ikut test swab tadi 34 orang. Tiga orang tidak hadir. Satu orang karena tugas, satu sakit dan satu lagi karena cuti melahirkan” jelasnya.

Sementara terhadap anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) maupun KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) di tingkat TPS (Tempat Pemungutan Suara) akan dilakukan rapid test mulai tanggal 7 sampai tanggal 23 November 2020.

“Anggota KPPS aktif bekerja mulai tanggal 24 November. Mereka bekerja selama sebulan” terang Tangkas.

Dijelaskan Tangkas, rapid test terhadap penyelenggara, baik komisioner KPU maupun anggota PPK dan PPS serta staf di masing-masing sekretariatan sejatinya sudah pernah dilakukan sebelumnya.

Namun sambungnya, guna memastikan bebas dari Covid-19, mereka akan kembali melakukan rapid test, kecuali komisioner dan staf di sekretariat KPU dengan test swab.

Menurut Tangkas, jumlah anggota KPPS di Jenbrana sebanyak 4.480 orang, yang mana setiap TPS beranggotakan 7 orang dengan jumlah TPS sebanyak 640 TPS. Sedangkan jumlah anggota PPS dan anggota di masing-masing sekretariat PPS se Jembrana sebanyak 306 orang mengingat masing-masing PPS beranggotakan 3 orang dan 3 orang anggota di sekretariat dengan 51 jumlah desa dan kelurahan di Jembrana.

Baca Juga :
Bupati Suwirta Pimpin Langsung Pembentukan Koperasi Konsumen PKK

“Dengan jumlah sebanyak itu maka rapid test terhadap PP dan KPPS akan dilakukan bertahap” pungkasnya. (Komang Tole).

 

Editor : Mahatma Tantra

Leave a Comment

Your email address will not be published.