Bupati Suwirta Menerima Bantuan Mesin Pencacah dari BI

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menghadiri Kegiatan penyerahan Bantuan Mesin Pencacah Sampah bertempat di TOSS Center Dusun Karangdadi Kusamba, pada Selasa (4/11/2020).

Balinetizen.com, Klungkung-

 

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menghadiri Kegiatan penyerahan Bantuan Mesin Pencacah Sampah bertempat di TOSS Center Dusun Karangdadi Kusamba, pada Selasa (4/11/2020).

Bantuan yang diberikan berupa mesin Chopper Mill dengan dimensi 1900 x 1050 x 1400 MM, dengan kapasitas 225 -325 Kg/Jam. Dengan menggunakan system pisau Knockdown yakni sistem pisau pencacah bisa dibongkar pasang, sehingga dapat memaksimalkan kinerja mesin..

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung Anak Agung Ngurah Kirana menyampaikan ucapan terima kasih atas mesin pencacah sampah yang diberikan, dan dalam pengembangan Inovasi TOSS ini Pemkab Klungkung mendapatkan dukungan metodologi secara ilmiah dari STT PLN, dan Indonesia Power.

A.A Ngurah Kirana menyatakan bahwa Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta sangat berkomitmen dalam pengelolaan sampah , hal tersebut dapat terlihat dari hamper setiap hari berkunjung ke TOSS Center.

“Bagaimana Kita Mengelola Pariwisata apabila sampah masih berserakan”, Ujarnya.

A.A Ngurah Kirana menambahkan bahwa sampah organik yang dikelola Pemkab Klungkung, tidak menimbulkan bau tetapi dikelola menjadi pupuk dengan metode ozaki Jepang, dan metode lainnya. kemudian untuk sampah Non organic dipilah menjadi 20 jenis sampah, termasuk styrofoam, yang dapat dijual.

Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Bali Trisno Nugroho dalam sambutannya menyampaikan terkesan dengan komitmen Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam akan mensupport Pemkab Klungkung dalam hal mengelola sampah. Dan akan mendukung Inovasi pemkab Klungkung dalam hal Pengelolaan sampah.

“Untuk mensukseskan suatu program, diperlukan komitmen dari pimpinan dan jajarannya dan Tunjukkanlah kontribusi untuk bangsa sampai akhir kita bekerja,” pesan Trisno Nugroho.

Trisno Nugroho menambahkan dari semua Bupati dan walikota, hanya Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang mempunyai komitmen terhadap pengelolaan sampah. Sementara yang lain ribut dengan bagaimana cara menangani sampah, tetapi hanya Bupati Suwirta yang melakukan sesuatu untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Baca Juga :
Kasus Covid 19 Terus Melandai, Kasus Aktif di Kota Denpasar Masih 39 Orang

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam sambutannya memperkenalkan mengenai salam Gema Santi yang merupakan cikal bakal dari Inovasi Pemkab Klungkung yakni Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) serta menyampaikan tentang bagaimana awal tercetusnya Inovasi TOSS kepada Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Bali Trisno Nugroho dan jajarannya.

Bupati Suwirta menyampaikan bahwa Inovasi TOSS sudah masuk ke Top 40 di Pemerintah Pusat, dan memperoleh dana 4,5 Miliar, dan TOSS Center Karangdadi ini dibangun dengan menggunakan dana tersebut.

Bupati Suwirta menyatakan bahwa alat yang digunakan dalam mengelola sampah pada inovasi TOSS ini belum masuk ke E-Katalog, sehingga selama ini TOSS dapat berjalan melalui bantuan CSR dari berbagai sumber diantara BPD, BNI dan lain-lainnya. TOSS ini merupakan bagian dari Pemkab Klungkung yang dapat diimplementasikan dalam rangka mendukung peraturan Gubernur Bali yakni mengenai mengelola sampah dari sumbernya.

Bupati Suwirta berharap dengan adanya TOSS Center ini dapat terintegrasi dengan berbagai sektor, diantaranya sektor pertanian, pariwisata, dan sektor lainnya.

Lebih Lanjut Bupati Menyadari bahwa pemerintah tidak akan sanggup mengelola sampah anorganik dan pupuk yang dihasilkan di TOSS Karangdadi ini, maka dari itu, beliau membuat Suatu Koperasi yang nantinya akan mengelola Sampah Anorganik dan Pupuk yang dihasilkan oleh TOSS Center ini.

Bupati Suwirta berharap agar BI ke depan dapat ikut membantu berpartisipasi dengan Pemkab Klungkung dalam mengelola sampah dan mengharapkan dengan bantuan mesin pencacah sampah dapat membantu Pemerintah dalam mengelola sampah dan membuat Desa Kusamba menjadi Desa yang lebih asri lagi.

“Mesin pencacah sampah ini, akan dikelola oleh DLHP Pemkab Klungkung untuk dipergunakan di TOSS Center Karangdadi,  mesin ini saya harapkan agar bisa dirawat, dijaga dan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Bupati Suwirta kepada petugas di TOSS Center Karangdadi.
Bupati Suwirta menambahkan bahwa Pemkab juga mempunyai Inovasi Lain di bidang mengelola sampah  yakni Gema Tansaplast, inovasi Gerakan Bersama Puputan Sampah Plastik (Gema Tansaplast) yang bekerjasama dengan Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia (APSI).

Baca Juga :
Kejari Badung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi LPD Desa Adat Kekeran, Abiansemal

“Dengan adanya TOSS Center, Semoga dapat memberikan dampak positif dibidang ekonomi bagi daerah sekitarnya”, ujar Bupati Suwirta.

Seusai Memberikan sambutan, Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Bali Trisno Nugroho Bersama Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengadakan pemotongan pita bersama dan mencoba mesin pencacah sampah yang diberikan, serta diikuti dengan penyerahan secara simbolis mesin pencacah sampah yang diserahkan Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Bali Trisno Nugroho kepada Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta.

Dalam Kegiatan tersebut juga diisi dengan Edukasi Kebanksentralan dan Sosialisasi penanganan Sampah di Desa Kusamba yang diikuti oleh masyarakat setempat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Dawan I Dewa Gede Widiantara dan instansi beserta undangan terkait lainnya. (Humasklk/Cok).

 

Sumber : Humas Pemkab Klungkung

Leave a Comment

Your email address will not be published.