Pulang 1 Masuk 1, Pasien Covid Dirawat di RSU dan Puskesmas

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana, dr. Gusti Agung Putu Arisantha.

Balinetizen.com, Jembrana-

 

Pasien Covid-19 di Jembrana belakangan melandai. RSU Negara, Selasa (3/11) memulangkan seorang pasien karena dinyatakan sudah sehat. Di hari yang sama, RSU Negara juga menerima satu pasien positif Covid-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana, dr. Gusti Agung Putu Arisantha, Selasa (3/11) mengatakan penambahan satu pasien terkonfirmasi positif berasal dari Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan.

Pasien ini terkonfirmasi positif ini merupakan kontak erat dari tempat kerjanya di Denpasar. Karena salah satu rekan kerjanya terlebih dahulu terkonfirmasi positif.

“Pasien ini dinyatakan positif dari hasil swab mandiri. Pihak perusahaan tempat dia bekerja meminta untuk swab mandiri” terangnya.

Kendati kontak eratnya di Denpasar lanjutnya, karena yang bersangkutan warga Jembrana sehingga tercatat di Jembrana dan akan dirawat di RSU Negara yang kini masih dalam proses menuju RSU Negara.

“Kami pihak Satgas sudah melakukan tracing khususnya terhadap yang pernah kontak erat dengan dia” imbuhnya.

Dengan menambahan satu pasien ini kata Arisantha, jumlah kumulatif pasien terkonfirmasi positif menjadi 461 orang. Sedangkan jumlah kumulatif kesembuhan sebanyak 421 orang dengan 11 orang meninggal dunia.

Sementara pasien terkonfirmasi positif yang masih dirawat di RSU Negara hingga Selasa (3/11) pukul 14.00 Wita sebanyak 24 pasien dan 3 pasien di rawat di Puskesmas Rawat Inap Pekutatan dan 1 pasien di Puskesmas 2 Negara.

Isolasi mandiri kata Arisantha, sudah ditiadakan. Ini dilakukan guna mencegah munculnya klaster keluarga. Karena penambahan kasus yang terjadi belakangan masih didominasi dari klaster keluarga dan upacara, selain pelaku perjalanan.

Disebutnya, tingkat kesembuhan pasien terkonfirmasi positif di Jembrana masih yang tertinggi di Bali mencapai 91 persen. Bahkan melebihi tingkat kesembuhan provinsi sebesar 90 persen dan tingkat nasional 83 persen.

Baca Juga :
BKSDA Bali Tutup Aktivitas Peragaan Lumba-Lumba Hidung Botol di Sanur

Kendati demikian, ia berharap agar masyarakat selalu disiplin dalam menjalankan 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak karena pandemi Covid-19 belum berakhir. (Komang Tole)

 

Editor : Mahatma Tantra

Leave a Comment

Your email address will not be published.