Hindari Advokat Nakal, KAI Bali Gelar Diklat Secara Virtual

Avatar
Ketua DPD KAI Bali, Nyoman Gde Sudiantara.

 

 

Balinetizen.com, Denpasar-

 

Kongres Advokat Indonesia (KAI) Bali kembali menggelar Diklat Khusus Profesi Advokat (DKPA), tanggal 6-7 November secara virtual. Peserta yang memastikan bergabung sebanyak 26 orang peserta.
Ketua DPD KAI Bali, Nyoman Gde Sudiantara, menjelaskan meski pendidikan kali ini dilaksanakan secara daring atau virtual, pihaknya menjamin tidak akan mengurangi kualitas peserta. “Kita berharap dengan pendidikan ini akan tercipta advokat bukan hanya identitas tapi berkualitas, berintegritas dan menjadi advokat pejuang,” jelas Nyoman Sudiantara.
Ditambahkan pengacara senior ini, diklat merupakan amanat organisasi, proses yang harus dilewati seseorang sebelum menyandang profesi advokat. “Lewat pendidikan ini, advokat dibekali etika profesi, aturan, biar tidak ada advokat nakal,” imbuh pria yang akrab dipanggil Ponglik ini.
Sementara Sekjen KAI Bali, Agus Samijaya menjelaskan diklat akan dibuka Presiden DPP KAI Siti Jamaliyah Lubis secara daring pula. DKPA sambung Samijaya, mengacu pada UU Advokat merupakan syarat yang harus dipenuhi calon advokat.”Apabila syarat lulus ujian dan pelatihan ditambah umur memenuhi syarat maka layak dilantik menjadi advokad anggota KAI dan disumpah di Pengadilan Tinggi wilayah hukum setempat,” ujar Samijaya.

Baca Juga :
Wabup Kasta ingatkan Perangkat Desa dan Kelurahan untuk menerapkan Protokol Kesehatan

Leave a Comment

Your email address will not be published.