1 Orang Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Denpasar, Hari ini Kasus Sembuh Bertambah 24 Orang, Kasus Positif Bertambah 20 Orang

Avatar
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Balinetizen.com, Denpasar-

 

Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar cenderung menunjukan tren yang berfluktuatif. Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar masih menemukan adanya kasus positif dan kasus sembuh Covid-19. Pun demikian, hari ini kasus sembuh  kembali sukses melampaui jumlah kasus positif Covid-19 harian. Pada Senin (23/11) di ibukota Provinsi Bali ini diketahui kasus sembuh mengalami penambahan sebanyak 24 orang dan kasus positif Covid-19 bertambah 20 orang yang tersebar di 13  wilayah desa/kelurahan. Sementara itu seorang pasien Covid-19 dinyatakan meninggal dunia.

Berdasarkan Data GTPP Covid-19 Kota Denpasar, persebaran kasus positif tercatat mengalami lonjakan di satu wilayah desa/kelurahan. Yakni Dangin Puri Kaja yang mencatatkan penambahan kasus tertinggi dengan 3 kasus baru. Disusul Desa Sumerta Kaja, Kelurahan Sumerta, Desa Tegal Harum, Kelurahan Tonja dan Desa Pemogan yang mencatatkan penambahan kasus sebanyak 2 orang. Sedangkan sebanyak 7 desa/kelurahan lainya mencatatkan penambahan kasus msing-masing 1 orang dan sebanyak 30 desa/kelurahan nihil penambahan kasus.

Terkait kasus meninggal dunia diketahui pasien berjenis kelamin laki-laki usia 67 tahun dengan status domisili di Desa Pemecutan Kaja. Pasien diketahui positif Covid-19 pada 14 Oktober dan dinyatakan meninggal dunia pada 22 Oktober 2020 dengan penyakit penyerta atau komorbid Hipertensi.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar di ruang Press Room Kantor Walikota Denpasar pada Senin (23/11) menjelaskan bahwa kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih terus mengalami pergerakan. Sehingga GTPP tetap memberikan perhatian serius bagi wilayah yang kasusnya yang cukup tinggi.

“Update perkembangan Covid-19 di Kota Denpasar, kasus positif bertambah 20 orang, kasus sembuh bertambah 24 orang dan 1 pasien dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya

Baca Juga :
ASN Kota Denpasar Sumbangkan 6 Ton Beras Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa beragam upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Sehingga bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius GTPP Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikordinir oleh Camat. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil callling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

“Mari bersama sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih  mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi,” ujar Dewa Rai.

Dengan demikian, secara kumulatif  perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar menunjukan angka sebagai berikut. Yakni kasus positif tercatat sebanyak 3.680 kasus, jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar mencapai 3.420 orang  (92,93 persen), meninggal dunia sebanyak 83 orang (2,26 persen), dan yang masih dalam perawatan sebanyak  177 orang (4,81 persen).

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa GTPP mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas.  “Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (HumasDps)

Baca Juga :
Bupati Suwirta Launching Pasar Gotong Royong Krama Bali

Kasus Meninggal Dunia :

1. Desa Pemecutan Kaja seorang laki-laki usia 67 tahun, dinyatakn positif Covid-19 pada 14 Oktober dan dinyatakan meninggal dunia pada 22 Oktober 2020.

Kasus Positif   :

1. Desa Tegal Kerta seorang perempuan usia 35 tahun

2. Desa Sumerta Kaja seorang laki-laki usia 26 tahun dan seorang perempuan usia 21 tahun

3. Kelurahan Sesetan seorang perempuan usia 37 tahun

4. Kelurahan Sumerta dua orang perempuan usia 20 dan 36 tahun

5. Desa Dauh Puri Kelod seorang perempuan usia 50 tahun

6. Desa Tegal Harum seorang perempuan usia 28 tahun dan seorang laki-laki usia 62 tahun

7. Desa Dangin Puri Kaja dua orang laki-laki usia 15 dan 14 tahun serta seorang perempun usia 18 tahun

8. Kelurahan Panjer seorang laki-laki usia 29 tahun

9. Kelurahan Padangsambian seorang perempuan usia 24 tahun

10. Kelurahan Tonja seorang laki-laki usia 53 tahun dan seorang perempuan usia 28 tahun

11. Desa Penatih Dangin Puri  seorang perempuan usia 50 tahun

12. Desa Pemogan seorang laki-laki usia 47 tahun dan seorang perempuan usia 42 tahun

13. Kelurahan Pedungan seorang perempuan usia 51 tahun

 

Kasus Sembuh : 24 Orang

 

Sumber : Humas Pemkot Denpasar

Leave a Comment

Your email address will not be published.