Warga Tuwed Laporkan Dugaan Money Politik, Bawaslu Hentikan Dugaan Kasus Bernuansa Sara

Laporan dugaan kasus money politik ke Bawaslu Jembrana, Jumat (12) sekitar pukul 11.30 WITA.

Balinetizen.com, Jembrana-

 

Seorang warga dari Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, R (38) melaporkan dugaan kasus money politik ke Bawaslu Jembrana, Jumat (12) sekitar pukul 11.30 WITA.

Pelapor R (38) datang ke Bawaslu Jembrana didampingi kuasa hukum Putu Arta asal Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya.

Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan saat dikonfirmasi, Jumat (4/12) membenarkan adanya laporan tersebut. Dalam laporannya, pelapor R melaporkan MR yang juga berasal dari Desa Tuwed.

Terlapor MR diduga membagi-bagikan sejumlah uang dengan total besaran hingga mencapai Rp.15 juta. Uang tersebut dibagi-bagikan pada tanggal 3 Desember saat kegiatan kampanye salah satu pasangan calon (paslon).

Dalam laporannya kata Pande, pelapor juga menyertakan poto dan vidio terlapor, selain dua orang saksi berinisial M dan N yang juga warga Tuwed. “Laporan pelapor sudah kita terima” ujar Pande.

Terhadap laporan pelapor kata Pande, pihaknya memiliki waktu hingga dua hari kedepan untuk melakukan kajian awal. Dan jika diduga terkait pidana pilkada akan dibahas dalam forum Gakumdu yang melibatkan tiga instansi yakni Kepolisian, Kejaksaan dan Bawaslu Jembrana.

Sementara terkait laporan dari elemen masyarakat untuk kasus dugaan bernuansa sara disampaikan Pande tidak dapat dilanjutkan karena bukan pelanggaran undang-undang pilkada.

“Kami hentikan karena tidak memenuhi unsur-unsur pilkada seperti syarat formil dan materiil sebagai laporan” jelas Pande.

Pande juga menyampaikan bahwa pihaknya sampai hari ini Jumat (4/12) pukul 15.00 WITA sudah menerima 8 laporan yakni 4 laporan dari warga dan 4 laporan dalam bentuk atau sebagai informasi awal. “Untuk empat laporan dari warga, ada dua yang sudah diputuskan” ujar Pande. (Komang Tole).

 

Editor : Mahatma Tantra

Baca Juga :
Pedagang Los Kios Pasar Beleleng Mesadu ke Dewan Buleleng, Meminta Pasar Tumpah Segera Ditertibkan

Leave a Comment

Your email address will not be published.