Presiden Jokowi Di Awal Tahun 2021, Serahkan 3 Ribu Lebih Bidang Sertipikat Tanah Kepada Masyarakat Kabupaten Buleleng

Avatar
Sertipikat diterima oleh 18 perwakilan di sembilan kecamatan se-Kabupaten Buleleng secara virtual di Kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Buleleng pada Selasa (5/1/2020).

Balinetizen.com, Buleleng-

 

Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang berlangsung di Tahun 2020, untuk Kabupaten Buleleng menerima sekitar 3 ribu lebih bidang sertipikat tanah. Sertipikat ini, diterima oleh 18 perwakilan di sembilan kecamatan se-Kabupaten Buleleng secara virtual di Kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Buleleng pada Selasa (5/1/2020).

Secara nasional Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan 44.407 bidang sertipikat tanah kepada masyarakat yang tersebar di 26 provinsi dan 273 kabupaten/kota. Terhadap hal ini, Presiden Jokowi menegaskan bahwa sejuta sertipikat tanah melalui program PTSL yang diserahkan secara virtual itu, merupakan jumlah yang sangat besar.

“Sebelum program PTSL ini berjalan, BPN hanya mampu mengeluarkan 500 ribu bidang sertipikat tanah setiap tahunnya.” ujarnya. “Penyerahan sertipikat tanah ini, merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk terus mempercepat pensertipikatan tanah di seluruh Indonesia,” jelas Presiden Jokowi.

Diungkapkan juga, bahwa sejatinya target penyelesaian sertipikat tanah PTSL di Tahun 2020 adalah 11 juta bidang sertipikat tanah. Dan oleh karena situasi pandemi covid-19, maka hanya bisa direalisasikan sebanyak 6,8 juta bidang sertipikat tanah.

“Dengan rasa optimis, PTSL akan rampung pada tahun 2025 mendatang. Saya berpesan, setipikat tanah yang diterima agar disimpan baik-baik,” ucap Presiden Jokowi menegaskan.

Sementara itu, Asisten 1 Bidang Administrasi Pemerintahan Setda Buleleng, Putu Karuna mengatakan, pemerintah pusat dan daerah selalu berusaha memberikan pelayanan yang prima dalam menerbitkan sertipikat melalui PTSL kepada masyarakat.

“Sesuai dengan arahan bapak Presiden RI. Kami dari Pemkab Buleleng sangat mengapresiasi kebijakan dari bapak Presiden. Mengingat terdapat 3 ribu lebih bidang sertipikat tanah yang diserahkan untuk masyarakat Kabupaten Buleleng. Namun demikian, masih ada beberapa lokasi yang belum tuntas penyelesaian setipikatnya. Hal ini dikarenakan situasi pandemi covid-19.” terang Karuna.

Baca Juga :
Satgas Pamtas Yonif 642 Bersama Masyarakat Perbaiki Jalan Desa

Dengan demikian, ujar Karuna lagi pihaknya berharap agar program PTSL terus berjalan dengan baik. Sehingga masyarakat Buleleng yang belum sempat menikmati bisa menikmatinya di Tahun 2021 ini.

“Melalui PTSL, sertipikat yang diurus masyarakat tanpa melalui proses yang panjang dan tanpa dipungut biaya. Artinya masyarakat tinggal menunggu dan bisa menikmati apa yang menjadi idamannya.” tandasnya. GS

 

Editor : Mahatma Tantra

Leave a Comment

Your email address will not be published.