Geliat Memajukan Pasar Banyuasri, Bupati Agus Suradnyana Serap Aspirasi Masyarakat

Avatar
Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST. dalam acara obrolan spesial bersama Guntur Media yang disiarkan secara langsung pada kanal Youtube Guntur TV dan Radio Guntur, Jumat (22/1/2021).

Balinetizen.com, Buleleng-

 

Keberadaan Pasar Banyuasri, Singaraja saat ini menjadi focus perhatian yang serius dari Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST.
Artinya untuk keberlangsungan dan kemajuan Pasar Banyuasri kedepannya nanti,
Bupati Agus Suradnyana tidak segan-segan mendengarkan dan menyerap langsung aspirasi dari beragam lapisan masyarakat. Baik itu aspirasi masyarakat dari kalangan budayawan, wira usaha muda, hingga ke pedagang Pasar Banyuasri itu sendiri.

Penyerapan aspirasi ini, terungkap melalui acara obrolan spesial bersama Guntur Media yang disiarkan secara langsung pada kanal Youtube Guntur TV dan Radio Guntur, Jumat (22/1/2021).

Obrolan spesial ini bertajuk “Nutur di Banyusari” dengan tema “Pasar Banyuasri? Kenkenang Ne? Mai Be…”. Acara ini menghadirkan enam narasumber. Diantaranya Anak Agung Gde Agung Wedatama dari Petani Muda Keren, I Gusti Bagus Ngurah Dipta Negara, S.T perwakilan Wira Usaha Muda Buleleng, Gede Kresna selaku Kurator Sobean, Sugi Lanus seorang Budayawan Buleleng, Made Agus Yudiarsana, S.H selaku Direktur Utama PD Pasar Buleleng, dan Nyoman Sutarjana selaku perwakilan pedagang Pasar Banyuasri, Singaraja.

Dari ke 6 narasumber yang hadir, semua memberikan tanggapan yang positif terkait pembangunan Pasar Banyuasri. Mereka menilai keberadaan Pasar Banyuasri dapat menjadi Pusat Perekonomian di Kabupaten Buleleng.

Budayawan Sugi Lanus berharap Pasar Banyuasri kedepannya nanti, selain bisa menjadi geliat ekonomi besar di Kabupaten Buleleng, juga menjadi percontohan pasar-pasar lainnya.

Selanjutnya mengenai sistem sanitasi pasar yang baik, menurutnya Pasar Banyuasri berhasil menjawab tantangan zaman. Dimana masyarakat kini memiliki standar kenyamanan berbelanja yang tinggi.

“Dengan dibangunnya Pasar Banyuasri dengan megah, kami harapkan bisa membuat masyarakat nyaman berbelanja ke pasar tradisional modern ini.” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Agus Suradnyana menyampaikan harapan besarnya. Dimana Pasar Banyuasri segera bisa menjadi Ikon Kabupaten Buleleng dan menjadi salah satu pusat ekonomi di Bali Utara.

Baca Juga :
Pria Italia terperangkap bersama jenazah saudarinya akibat corona

“Semoga Pasar Banyuasri bisa menjadi dorongan ekonomi besar, bisa menampung masyarakat, bisa menjadi daya tarik wisatawan, dan banyak nilai-nilai lainnya. Sehingga akumulasinya kembali bisa kita gunakan untuk misi sosial. Dalam artian berkontribusi lebih banyak ke kehidupan masyarakat, dan meningkatkan tingkat kehidupan masyarakat Kabupaten Buleleng,” harapnya.

Dalam hal ini, Agus
Suradnyana menginisiasi untuk mengadakan obrolan lanjutan bersama pengepul-pengepul buah di Buleleng.

“Saya rencananya bekerjasama dengan Bupati Badung, untuk menaikkan daya beli buah-buahan yang selama ini menjadi salah satu hasil alam unggulan Kabupaten Buleleng.” ujarnya menegaskan.

“Bupati Badung sudah janji sama saya, agar hotel-hotel di Kabupaten Badung menggunakan buah lokal. Mudah-mudahan setelah kondisi pandemi covid-19 ini membaik, beliaunya segera membuat peraturan daerah. Karena petani kita semua sudah hebat. Tapi sehebat apapun proses budidayanya kalau pasca panen tidak lancar, ya tidak maksimal. Semoga pandemi segera usai sehingga kita bisa berkegiatan dengan normal dan semua kondisi membaik” urai Bupati Agus Suradnyana.

Iapun menegaskan semua aspirasi yang telah diterima dalam obrolan interaktif mengenai Pasar Banyuasri, Singaraja ini, akan segera ditindaklanjuti.

“Semua akan dikerjakan secara bertahap dan dengan pasti.” tegasnya lagi.

Dikatakan juga bahwa pihaknya akan mengadakan rapat di kantor, berkaitan dengan regulasi. Agar nantinya bisa menampung semua keinginan-keinginan masyarakat tentang Pasar Banyuasri.

“Tapi tidak mungkin semua berjalan sekaligus. Tentu setelah pasar beroperasi, akan ada evaluasi yang berkelanjutan. Sehingga Pasar Banyuasri menjadi pusat perekonomian di Kabupaten Buleleng.“ tutup Bupati Agus Suradnyana. GS

 

Editor : Mahatma Tantra

Leave a Comment

Your email address will not be published.