Korban Kresna Life di Bali Berharap Permasalahan Segera Tuntas

Avatar
Tim Kuasa Hukum Nasabah Korban Kresna Life di Bali: Adv Putu Bagus, Adv Valerian Libert Wangge, Adv Jony Lay dan Adv Hendro Purnomo.

Balinetizen.com, Denpasar-

Pihak perwakilan para nasabah korban Kresna Life di Bali belum bisa bernafas lega setelah ditetapkannya Direktur Utama Kresna Life Insurance, Kurniadi Sastrawinata sebagai tersangka. Pasalnya Kresna Life hingga saat ini belum merealisasikan janji yang mereka ajukan kepada para nasabah,

Ditemui di Denpasar, Kamis (4/3/2021) perwakilan kuasa hukum nasabah Kresna Life di Bali, Putu Bagus Adi Wibawa mengatakan, “Pengaduan yang telah kami lakukan bertujuan demi mendapatkan kepastian hukum dimana klien kami tidak lagi menerima manfaat dari Polis tersebut semenjak tanggal 15 Mei 2020. Bahkan hingga masa Polis tersebut berakhir, seluruh Premi dari Polis tersebut belum dikembalikan.”

Setelah perkara ini ditangani Mabes Polri pihaknya bersyukur semakin mendapatkan kejelasan meski memang pihak Kresna Life mengungkapkan jika pihak mereka tidak sanggup mengembalikan Premi Polis tersebut secara menyeluruh,

“ Saat itu mereka berhasil ditemui dan memberikan garansi akan mengembalikan dana klien kami yang besarannya mereka sendiri yang tentukan tanpa adanya lagi tawar menawar. Terus terang kami cukup terkejut karena angkanya jauh dari rasa keadilan. Dalam proses selanjutnya dengan mempertimbangkan banyak sisi, klien kami akhirnya bersedia menerima tawaran mereka ”.

Namun segala opsi yang ditawarkan tersebut hingga saat ini tidak ada kejelasan, “Kami diperhadapkan dengan situasi seolah-olah dana tersebut milik mereka. Padahal yang kami minta adalah dana milik klien kami yang persentasenya jauh dari total Premi Polis yang seharusnya”. Tambah Putu Bagus.

Sisi lain menurut Kuasa Hukum RD ini, pihaknya memberikan apresiasi kepada Direktorat Krimsus Polda Bali yang telah sigap menangani pelaporan hingga perkara ini ditangani Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri di Jakarta,

Baca Juga :
Telkomsel Pastikan Kenyamanan Layanan Komunikasi Sejak di Asrama Haji Hingga Di Tanah Suci

“ Penyidik Bareskrim Polri sudah melakukan langkah-langkah yang cermat dan terukur sejak awal. Prinsip pendekatan keadilan restorative juga sudah dilakukan. Pihak Kresna Life terkesan menganggap remeh persoalan ini. Mereka mungkin berpikir dengan telah adanya tersangka masalah selesai padahal dalam analisis kami perbuatan pidana ini bertalian dengan calon-calon tersangka lainnya” Kata pemilik ADYASTA Law Office yang berbasis di jalan Cargo Indah II, Denpasar.

Ditempat yang sama Kuasa Hukum nasabah korban Kresna Life lainnya, Hendro Purnomo dari HMA Law Office mengungkapkan jika sejak awal pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan pihak Polri demi mendapatkan perkembangan proses penyidikan. “Kami sangat berharap menemukan titik terang dalam permasalahan ini, tanpa mengabaikan hak-hak dari kedua belah pihak” Kata Hendro.

Terpisah, salah satu kuasa hukum RD korban Kresna Life di Bali, Valerian Libert Wangge mengatakan jika pihaknya sudah melakukan kajian dan pemetaan hukum yang mendalam, sehingga ia meyakini jika delik pidana tidak serta merta hanya menjerat Kurniadi Sastrawinata saja, “Ada banyak pihak yang terlibat dalam perkara ini, sehingga kami tidak akan berhenti untuk mendesak agar pihak-pihak yang memiliki hubungan dengan perkara ini juga dikenakan sanksi pidana termasuk pihak Perwakilan Kresna Life di Bali”

Sosok yang belum lama ini terpilih menjadi Sekjen LBH APB Bali milik OA Kongres Advokat Indonesia ini menegaskan, timnya akan mengawal perkara ini hingga tuntas, “ Jika sebelumnya pihak Kresna Life beralibi jika mereka sudah menjalankan prosedural yang tepat, maka dengan telah adanya tersangka, maka alibi mereka terbantahkan. Penyidik Mabes Polri telah mengantongi alat bukti yang cukup. Harap diingat, masih ada 30 saksi lain yang sudah diperiksa secara intensif merujuk Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) tertanggal Jakarta, 8 Februari 2021” Tutup Valerian.

Baca Juga :
Dinas Pariwisata Kota Gelar Pembinaan Pramuwisata Khusus "Kere-kere" di Pasar Badung

Leave a Comment

Your email address will not be published.