Taksaka X Tahun 2021 Di Buka, Anggota Pramuka Milenial Harus Tetap Kreatif, Inovatif dan Edukatif

Avatar
Ketua Kwarda Bali Made Rentin saat pembukaan webinar Taksaka X Tahun 2021, Minggu (7/3).

Balinetizen.com, Denpasar-

 

Ketua Kwarda Bali menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kreativitas, inovasi dan semangat yang ditunjukkan Racana Udayana Mahendradatta, dengan dilaksanakannya Gempita Aksi Anak Pramuka (Taksaka) X, Hal ini disampaikan Ketua Kwarda Bali Made Rentin saat pembukaan webinar Taksaka X Tahun 2021, Minggu (7/3).

Sejalan dengan slogan peringatan Hari Ulang Tahun Pramuka ke-60 tahun 2021 “BERBAKTI TANPA HENTI” yang bermakna bahwa seluruh anggota Gerakan Pramuka selalu siap sedia untuk berbakti sampai kapanpun, Racana Udayana Mahendradatta (RUM) telah menunjukkan bukti dan aksi nyata, kendatipun di masa pandemi masih terus beraktivitas dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan digitalisasi, tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Rentin juga menyampaikan pesan Ketua Mabida (Gubernur Bali) agar generasi muda terus berkarya dan jangan pernah lelah untuk menyiapkan diri menjadi kader pemimpin bangsa masa depan, dan di gerakan pramuka adalah salah satu wadah untuk menggembleng dan menempa diri.

Pada akhir sambutan, KaKwarda berpesan agar seluruh Anggota Pramuka siap membantu pemerintah daerah melalui Satgas Penanganan Covid-19, untuk menjadi Duta Perubahan Perilaku. “Mari selalu kampanyekan pola hidup sehat dan aman dari Covid-19 dengan menjalan protokol kesehatan secara disiplin, laksanakan 6M dan masi berikan edukasi yang benar kepada masyarajat serta siap ikut serta menyukseskan vaksinasi dan siap untuk divaksin,” pungkasnya.

Sementara Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Udayana I Made Sudarma dalam sambutannya mengatakan bahwa segenap civitas akademika Universitas Udayana mengapresiasi acara Taksaka X yang dilaksanakan ditengah pandemi covid-19 ini. Ditambahkannya bahwa seorang mahasiswa memang harus menggali potensi diri, tidak hanya dibidang akademik saja namun juga dibidang non akademik, contohnya kegiatan UKM Kepramukaan. “Saya berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan dapat memberikan vibrasi positif bagi para mahasiswa lainnya serta vibrasi positif untuk meningkatkan prestasi kampus Universitas Udayana dibidang kegiatan pramuka. Sehingga dapat diketok tularkan kepada Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) lain, bahwa pandemi tidak mengurungkan niat untuk tetap melaksanakan kegiatan dan mengukir prestasi sebaik mungkin,” pungkasnya seraya membuka acara webinar Taksaka ke X Tahun 2021.

Baca Juga :
Lantik PWRI Denpasar di Pasar Badung, Rai Mantra Perkenalkan Fasilitas Ramah Lansia

Taksaka yang secara rutin dilaksanakan setiap dua (2) tahun sekali, pada kesempatan Webinar kali ini menghadirkan 2 narasumber.

Yakni Ary Wijanarko Adi Pratomo yang membawakan materi terkait pramuka sebagai organisasi kepemudaan yang memiliki peran atau program untuk memaksimalkan gerakan pramuka untuk mencapai tujuan PBB yakni mewujudkan empat (4) SDGs dari tujuh belas (17) yang ada, yang didalamnya berupa mencapai pendidikan yang berkualitas, mengurangi kesenjangan sosial, turut serta meningkatkan kualitas hidup untuk mencapai kemakmuran (mengurangi kelaparan di muka bumi) serta ikut membantu menggelorakan sekaligus meningkatkan perdamaian dunia.

Sedangkan narasumber kedua adalah Yolanda Febiola yang membawakan tema “Pramuka Sebagai Wadah Pemimpin Membawa Perubahan Untuk Indonesia Maju” yang menjabarkan bahwa sebagai gerakan panduan seorang anggota pramuka harus mampu dan siap menunjukkan jati diri anak bangsa yang berkomitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga perpecahan antar generasi dan antar kelompok dapat di minimalisir bahkan ditiadakan.
Menunjukkan sikap kepemimpinanvyang tegas, bijaksana, kreatif, inovatif dan penuh edukatif adalah salah karakter yang ditanamkan dalam jiwa seorang anggota pramuka.

 

Editor : Mahatma Tantra

Leave a Comment

Your email address will not be published.