Ny. Seniasih Giri Prasta Ikuti Webinar Konvensi Perempuan Indonesia

Avatar

Keterangan foto: Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta beserta jajaran mengikuti Webinar Tentang Konvensi Perempuan Indonesia dari Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Badung, Rabu (21/4)/BN

Mangupura (Balinetizen.com) –

Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April, Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta beserta jajaran mengikuti Webinar Tentang Konvensi Perempuan Indonesia dari Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Badung, Rabu (21/4). Webinar ini menghadirkan Ibu Negara Republik Indonesia Ny. Iriana Joko Widodo sebagai Keynote Speaker serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Bintang Ayu Darmawati dan Kepala BKKBN RI Dr. (HC) dr. Hasto Wardoyo, SPOG sebagai Narasumber.

Ketua TP. PKK Kab Badung Ny Seniasih Giri Prasta usai mengikuti webinar ini menyampaikan PKK Kabupaten Badung sudah mengikuti webinar dari pusat dan menyambut baik diadakan webinar ini  dalam rangka untuk mencegah stunting. Dikatakan hal ini tentu menjadi pelajaran dan pengalaman bagi jajaran Tim Penggerak PKK  Kabupaten Badung sebagai panduan untuk nanti bisa sosialisasikan ke pengurus PKK lainnya baik pengurus di tingkat kecamatan, desa/kelurahan serta ke masyarakat agar ikut memberikan sosialisasi dan pemahaman bagaimana mencegah adanya pernikah yang terlalu muda. “Maka dari itu kami selaku Ketua TP PKK Kabupaten Badung menjadi garda terdepan untuk mencegah stunting di Kabupaten Badung. Kedepan  harapan saya di Kabupaten Badung angka kasus stunting bisa mencapai 0%,” jelasnya.

Sementara itu Konvensi Perempuan Indonesia ini sendiri diharapkan menjadi wadah untuk menyatukan tekad  seluruh unsur bangsa  terutama perempuan. Adapun tujuan lainnya yakni untuk meningkatkan semangat dalam mendidik dan  menjadikan generasi sehat, tentu dengan dukungan kedua orang tua, karena dengan  begitulah  bangsa ini akan jaya maju dan berkesinambungan. Selain itu berdasarkan data Pemantauan Status  Gizi 2019, angka stunting Indonesia masih cukup rendah di kisaran 27,67 persen, sehingga dibutuhkan langkah dan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berdaya guna. RED-MB

Baca Juga :
Pleno KPU Yalimo sempat ricuh, satu anggota Polri terpanah

Leave a Comment

Your email address will not be published.