Pantau Lalu Lintas, Bupati Sanjaya Resmikan Area Traffic Control System (ATCS) Kabupaten Tabanan

Avatar

                                 

Balinetizen.com, Tabanan

 

 Pentingnya kesiapan sarana dan prasarana transportasi merupakan bagian yang sangat penting dalam menunjang dan mendorong kegiatan perekonomian di Tabanan. Ketersediaan sarana dan prasarana transportasi yang memadai terutama jaringan transportasi jalan yang terpadu sangat menentukan kelancaran distribusi orang dan barang maupun jasa.

Untuk mewujudkan, mendukung dan memelihara keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu-lintas tersebut diatas, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, meresmikan peluncuran Area Traffic Control System (ATCS) Kabupaten Tabanan, di kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan, Rabu, (5/5) pagi.

Yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja pengguna jalan, mengendalikan arus lalu lintas, mengatasi kemacetan serta dapat memprioritaskan pengguna jalan dalam keadaan mendesak seperti bencana, prioritas jalan untuk damkar, ambulance terutama memantau terjadinya pelanggaran lalu lintas, atau tindak kejahatan pada pengguna jalan.

Peluncuran secara resmi sistem control lalu-lintas terpadu ATCS tersebut, ditandai Bupati Sanjaya dengan memberikan himbauan untuk mentaati protokol kesehatan pandemi Covid-19 dan mentaati peraturan lalu-lintas kepada pengguna lalu-lintas di 5 simpang titik, melalui ATCS room Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan.

Turut hadir saat itu, Kepala BPTD XII Bali/NTB Dr. Muiz Thohir, Unsur Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Sekretaris Daerah kabupaten Tabanan, Perwakilan jajaran Forkopimda Tabanan, Kepala Dinas Perhubungan dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, serta undangan lainnya.

“Untuk mencapai daya guna dan hasil guna yang optimal, maka sistem transportasi harus ditata dalam satu kesatuan sistem yang pengembangannya dilakukan dengan mengintegrasikan dan mendinamisasikan unsur-unsurnya yang terdiri atas sarana, prasarana dan manusianya serta peraturan-peraturan dan prosedur yang sedemikian rupa,” ujar Bupati Sanjaya dalam sambutannya saat itu.

Wakil Bupati Tabanan dua periode itu juga menjelaskan, pengembangan ATCS pada beberapa simpang di kabupaten Tabanan merupakan salah satu upaya mengembangkan suatu sistem pengendalian lalu-lintas berbasis teknologi informasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kelancaran lalu-lintas di Kabupaten Taabanan.

Baca Juga :
Satgas TMMD Kodim 1609/Buleleng Serahkan Sembako, Masker Dan Hand Sanitizer

“Pada kesempatan ini, saya juga mengucapkan terimakasih kepada Kementrian Perhubungan melalui BPTD Wilayah XII Bali dan NTB, karena telah memberikan hibah berupa ATCS Kabupaten Tabanan ini. Dan kami sangat berharap bisa dibantu agar seluruh titik simpang di Kabupaten Tabanan, Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL)-nya terintegrasi ATCS,” pinta Sanjaya kepada pihak BPTD Wilayah XII Bali dan NTB yang hadir saat itu.

Tidak lupa juga orang nomer satu di Tabanan tersebut meminta kolaborasi stakeholder  terkait, terutama dengan jajaran Kepolisian Lalu Lintas sangatlah penting. Karena Ia sangat menyadari, pembangunan masa kini tidak akan berhasil jika hanya dilakukan oleh aparat atau birokrasi saja. Pembangunan pemerintah dikatakannya harus bersinergi dengan komunitas, akademisi, pengusaha dan serta seluruh elemen masyarakat Tabanan.

“Saya juga titip ATCS ini kepada awak media, mohon sampaikan kepada masyarakat. Sehingga, manfaat baik dari ATCS ini dapat tersampaikan kepada masyarakat, khususnya penggunan jalan. Semoga kedepan seluruh simpang-simpang alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) di Kabupaten Tabanan dapat terintegrasi ATCS,” tutup Sanjaya.

Sebelumnya, Ngurah Darma Utama selaku Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan melaporkan, perangkat ATCS ini merupakan hibah dari Kementrian Perhubungan melalui BPTD Wilayah XII Bali dan NTB, senilai 5,5 miliar rupiah lebih yang terdiri atas room ATCS dan penyimpan data pengguna jalan selama 24 jam yang tersimpan dalam database ATCS Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan.

“Peralatan ini terpasang sebanyak 5 titik simpang, yaitu di simpang Dukuh, kemudian simpang Kasih Ibu, kemudian simpang Wagimin, kemudian untuk simpang APILL di Gubug, tepatnya di simpang Yeh Gangga sudah terpasang dan sudah terintegrasi dengan ATCS Poltrada di Samsam,” ujar Ngurah Darma. (RED-BN)

Baca Juga :
Cegah Penyebaran Covid 19, Satgas Desa  Dauh Puri Kaja Tertibkan Kerumunan Warga

Leave a Comment

Your email address will not be published.