Rapat Kerja Nasional Pengukuhan Dewan Pengurus Apkasi di BNDCC Nusa Dua, Bupati Giri Prasta Dikukuhkan Menjadi Wakil Ketua Umum Apkasi

Avatar

Keterangan foto: Bupati Badung Giri Prasta dikukuhkan menjadi Wakil Ketua Umum APKASI oleh Mendagri Tito Karnavian serangkaian Rakernas XIII APKASI Tahun 2021 di Pecatu Ballroom BNDCC, Nusa Dua, Sabtu, (19/6)/BN

(Balinetizen.com) Mangupura –

Bupati Badung Giri Prasta menghadiri Pengukuhan Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) masa bakti 2021-2026 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XIII APKASI Tahun 2021 di Pecatu Ballroom BNDCC, Nusa Dua, Bali, Sabtu, (19/6). Pada kesempatan tersebut Bupati Giri Prasta dikukuhkan menjadi Wakil Ketua Umum oleh Mendagri Tito Karnavian beserta Dewan Pengurus lainnya. Turut mendampingi Bupati Giri Prasta, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Sekretaris Daerah I Wayan Adi Arnawa dan pejabat terkait dilingkungan Pemkab Badung.

Kehadiran Bupati Badung Giri Prasta selaku Wakil Ketua Umum APKASI menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan jejaring penyelenggara pemerintahan di daerah melalui wadah berhimpunnya pemerintah daerah se-Indonesia itu dan juga dalam rangka membangun Kabupaten Badung yang lebih baik. Kegiatan tersebut dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno dan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dan dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian serta seluruh perwakilan kepala daerah se-Indonesia.

Bupati Giri Prasta selaku Wakil Ketua Umum APKASI mengatakan dalam upaya mendukung keberhasilan pelaksanaan Otonomi Daerah, Pemerintah Kabupaten seluruh Indonesia membentuk wadah kerjasama Pemerintah Kabupaten, dengan nama APKASI. APKASI hadir bagi Indonesia Berawal dari Deklarasi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia pada 30 Mei 2000 Oleh 26 Bupati yang mewakili 26 provinsi saat itu. Rapat Kerja Nasional Pengukuhan Dewan Pengurus Apkasi di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) merupakan salah satu contoh program “Work From Bali” komitmen dari pusat untuk membangkitkan industri pariwisata di Bali pasca pandemi Covid-19.

Baca Juga :
Ramah Tamah Peserta Rakernas XIII APKASI, Bupati Giri Prasta Apresiasi Kebijakan Pusat Dukung Pemulihan Ekonomi Bali 

“Kita sekarang melaksanakan prosesi pengukuhan bersama ratusan bupati se- Indonesia bersama timnya dan bahkan ada menteri yang hadir, sehingga dapat melihat komitmen kami bersama stakeholder pariwisata untuk menghidupkan dan menunjukan kesiapan kami di Kabupaten Badung apalagi di Kuta Selatan atau kawasan Nusa Dua yang masuk zona hijau. Sehingga memberikan dampak bahwa kita di Bali terutama Kabupaten Badung safety tentang hal itu dan kami tidak menginginkan penyebaran Covid-19 dan tetap menjaga serta mengedepankan prokes. Sekali lagi ini adalah salah satu untuk meningkatkan perekonomian yang ada di Kabupaten Badung. Verifikasi terhadap tempat penginapan merupakan salah satu hal utama yang dilakukan di Bali untuk memberikan rasa aman bagi turis yang hendak berkunjung,” jelasnya.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian berpesan agar APKASI dapat menyerap aspirasi di daerah dan menjembatani dengan pemerintah pusat. Menurutnya, daya dorong APKASI akan lebih kuat kepada pemerintah pusat ketimbang harus bergerak sendiri sendiri. “Saya berharap APKASI dapat menjadi jembatan antara pusat dan daerah. Daya dongkrak dalam menyampaikan aspirasi daerah melalui APKASI akan lebih kuat, dibandingkan bergerak sendiri sendiri,” tuturnya.

Mendagri Tito juga berpesan agar APKASI dapat memahami kebijakan pemerintah pusat, dan menerjemahkannya di daerah daerah. Sehingga terjadi timbal balik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang lebih baik. Melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kapasitas kabupaten, kualitas pengelolaan dan profesionalisme para pengelola kabupaten dalam menjalankan fungsi dan mendukung kegiatan warganya. Mengembangkan respon-respon proaktif guna pengembangan isu-isu pengelolaan kabupaten melalui bentuk-bentuk kerjasama daerah yang efektif ditingkat regional maupun nasional serta menjalankan fungsi mediasi dan fasilitator dalam melakukan pertukaran praktik-praktik terbaik antar daerah. Serta Bekerjasama dengan donor, tenaga ahli dan lembaga lainnya untuk memperkuat kapasitas pemerintah kabupaten melalui kerjasama program, kerjasama sumber daya manusia, pendanaan dan lain-lain yang mendukung efektivitas program kerja APKASI.

Baca Juga :
Hasil SWAB Terkonfirmasi covid-19, Guru Besar Undiksha Singaraja Meninggal Dunia

Selain itu, perlu juga dijaga kekompakan semua teman-teman di daerah. Apresiasi dan Terima Kasih Kepada Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), 21 Tahun Pengabdian dan dedikasi yang telah dicurahkan sehingga mampu memberikan sumbangsih nyata dalam mendorong keberhasilan pembangunan baik di daerah maupun di Pusat. RED-BN

Leave a Comment

Your email address will not be published.