AHY Sebut Upaya Pengambilalihan Partai Demokrat Masuk Kategori ‘Abuse of Power’

Musyawarah Daerah IV DPD Partai Demokrat Bali di Grand Inna Beach Hotel, Sanur Denpasar, Rabu (17/11/2021).

 

Balinetizen.com, Denpasar-

Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyindir kubu Deli Serdang yang dikomandoi oleh Moeldoko merupakan bentuk ketidakteladan orang-orang yang berada di lingkar kekuasaan yang sedemikian rakusnya ingin mengambil alih Partai Demokrat.

“Hal tersebut bisa disebut dengan ‘Abuse of Power’ yaitu menggunakan kekuasan secara berlebihan sehingga berpotensi melanggar norma-norma hukum yang mestinya tidak dilakukan namun yang terjadi malah sebaliknya,” kata Ketum DPP Partai Demokrat, AHY saat telewicara dirinya dari Rochester, New York dengan ratusan peserta Musyawarah Daerah IV DPD Partai Demokrat Bali di Grand Inna Beach Hotel, Sanur Denpasar, Rabu (17/11/2021).

Dirinya batal menghadiri musda tersebut dikarenakan harus mendampingi SBY untuk melakukan ‘treatment’ kesehatan di negara Paman Sam tersebut.

Kepala Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron bahwa hakikat diselenggarakannya musda tersebut bertujuan untuk melakukan Konsolidasi dan harmonisasi terhadap berbagai program dan arah tujuan organisasi serta rekonsiliasi yang menurutnya sesuai dengan harapan dan keinginan bersama.

Musyawarah Daerah IV Partai Demokrat Bali menjadi titik kulminasi perayaan kemenangan partai berlambang Bintang Mercy tersebut Pasca penolakan Judicial Review oleh Mahkamah Agung yang semakin menegaskan legitimasi dan legalitas kepengurusan Partai Demokrat dibawah kepemimpinan Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Kami bersyukur kepada Tuhan YME Ida Hyang Widi Wasa yang telah memberikan restu kemenangan atas serangan Kubu KLB Deli Serdang, Moeldoko, selanjutnya Kami bertekad mem-Birukan seluruh penjuru Bali dan hal itu hendaknya dapat dimulai dari Bali Barat, Kabupaten Jembrana yang bupati terpilihnya dipegang oleh kader Partai Demokrat,” terang I Made Mudarta, Ketua DPD Bali yang diperpanjang jabatannya berdasarkan SK DPP Partai Demokrat.

Baca Juga :
Gubernur Koster Ditemani Pangdam Maruli Simanjuntak Damaikan Insiden Sidatapa

Menurutnya, Energi positif AHY dapat menumbangkan semua rintangan yang menghadangnya, hal ini menjadi pertanda restu dari Tuhan YME untuk melangkah dipercaya bangsa Indonesia untuk menjadi Presiden RI selanjutnya.

“Ternyata seorang profesor hukum ‘keok’ dengan aura dan energi positif AHY karena ‘terjerat’ untuk ikut serta dalam upaya gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat yang sah dan diakui pemerintah,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Mahkamah Agung telah memutuskan menolak judicial review terhadap Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang digugat oleh kubu Moeldoko lewat Yusril Ihza Mahendra.

 

Pewarta : Hidayat

Leave a Comment

Your email address will not be published.