Bupati Simon Nahak Minta Saran Diaspora Untuk Dukung Kemajuan Pariwisata Kabupaten Malaka

 

Balinetizen.com, Mangupura 

 

Keterbatasan sumber daya manusia yang unggul dan memiliki daya saing serta minimnya sarana infrastruktur tak menyurutkan semangat Bupati DR. Simon Nahak SH, MH. yang menakhodai Kabupaten Malaka, NTT Periode 2021-2025 untuk tetap bersemangat mengerahkan seluruh daya dan fikirannya untuk membenahi kabupaten yang baru genap berusia 1 tahun pada bulan April lalu.

“Saya percaya bahwa suatu daerah yang sukses diawali dengan pemerintahan yang bersih dari korupsi,” tutur Simon Nahak saat menjumpai segenap masyarakat Malaka yang tinggal di Bali yang diinisiasi oleh Komunitas Ikatan Keluarga Malaka (IKM) Bali di Hotel Crystal Kuta, Kamis (5/5/2022).

Tak ayal, ketika baru memimpin kabupaten baru yang berbatasan dengan Timor Leste ini melakukan audit terhadap seluruh kepala desanya, “Walhasil, didapati potensi pelanggaran keuangan hampir 80 persen dari jumlah aparatur desa yang ada.

“Saya instruksikan untuk tetap dilakukan proses penyelidikan pada waktu itu,” kenang Simon yang dikenal cerdas dan religius ini.

Sebab dirinya berkomitmen ingin memulai totalitasnya membangun Malaka sepenuhnya untuk masyarakat sesuai dengan Malaka yang dimaknai dengan ‘Mari Lakukan Kebaikan dan Kebenaran’.

Strategi Program ‘SAKTI’ yaitu Swasembada Pangan, Adat Istiadat, Kualitas, Tata Kelola, dan Infrastruktur yang digunakannya harus memiliki implementasi kemajuan positif untuk menuju kemandirian daerah yang terukur, Bahkan Simon kerap membawa Kepala Dinas Pariwisatanya, Aloysius Werang untuk menjajaki kemungkinan promosi pariwisatanya kemanapun berada.

“Saya optimis memulainya dari Bali yang memiliki sejuta pengalaman dalam memajukan dunia pariwisata,” terang Akademisi yang pernah menjadi Ketua Program Studi (Kaprodi) Magister Ilmu Hukum Program Pascasarjana Universitas Warmadewa di Denpasar Bali ini.

“Bahkan ada masukan agar kami juga memiliki sebuah kantor perwakilan ‘representative’ di Bali untuk mempermudah jalur perekonomian dan pariwisatanya, ide yang bagus namun tetap harus dikonsultasikan dengan legislatif di Malaka,” terangnya.

Baca Juga :
Presiden: Joko Widodo Street di Abu Dhabi kehormatan bagi Indonesia

Ketua Ikatan Keluarga Malaka (IKM) Bali, Yanuar Nahak SH, MH menyampaikan bahwa iniasi untuk mengundang Bupati Kabupaten Malaka ini ke Bali bertujuan untuk mendiskusikan kira-kira apa yang bisa Diaspora Malaka bisa berbuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata disana.

“Menurut data ada sekitar 2.000 orang yang berasal dari Malaka di Bali yang siap menyumbangkan ide dan masukan positif, jadi memang karena Malaka sebagai kabupaten yang masih muda perlu banyak investasi yang masuk, maka seyogyanya ‘Janganlah anda berharap banyak terhadap apa yang Malaka berikan, namun sebaiknya tanyakan apa yang bisa anda perbuat untuk Kabupaten Malaka?’,” pungkas Yanuar. (hd)

Leave a Comment

Your email address will not be published.