Dekopinda Kota Denpasar Gelar Seminar Nasional Sosialisasi Lembaga Penjaminan Simpanan “Amankah Menabung di Bank” 

Balinetizen.com, Denpasar

Memperingati Hari Koperasi ke 75  Dekopinda Kota Denpasar bekerjasama dengan Komisi XI DPR RI dan LPS menggelar  Seminar Nasional Sosialisasi Lembaga Penjaminan Simpanan “Amankah Menabung di Bank” di Gedung Wanita Santhi  Graha Denpasar Minggu (26/6).

Dalam acara ini  hadir Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana   untuk memberikan semangat kepada  200 Koperasi se Kota Denpasar yang mengikuti  sosialisasi ini. Acara ini juga dihadiri anggota Komisi XI  DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya  dan  Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar Wayan Suadi Putra

Kadis Koperasi dan UMKM Kota Denpasar I Dewa Made Agung mengatakan, dengan seminar ini, Pemerintah Kota Denpasar berharap kedepan Lembaga Penjamin Simpanan  dapat memberikan penjaminan kepada lembaga keuangan bukan bank dalam hal ini adalah koperasi agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada anggota koperasi, yang menyimpan dananya di koperasi. “Dengan adanya penjaminan  tersebut besar harapan kami Pemerintah Kota Denpasar gerakan koperasi lebih mudah berkembang dan dapat menyasar  pasar-pasar baru terutama generasi milenial untuk mau dan ikut berkecimpung di koperasi,” kata I Dewa Made Agung

Dengan adanya penjaminan ini   Gerakan Koperasi Kota Denpasar dapat terus berjalan beriringan dengan lembaga keuangan lainnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat  sekaligus bentuk kata dari  implementasi dari spirit Vasudhaiva Kutumbakam yakni kita semua bersaudara atau konsep menyama braya demi untuk mencapai visi kota kreatif berbasis budaya menuju denpasar maju, makmur aman, jujur dan unggul.

Ketua Dekopinda Kota Denpasar I Nyoman Sudarsa mengucapkan  kepada anggota DPR RI Komisi XI I Gusti Agung  Rai Wirajaya  karena telah memfasilitasi ke Lembaga

LPS. Sehingga  gerakan Koperasi mendapatkan informasi dan pengetahuan yang terkait dengan penguatan manejemen koperasi. “Kita sadari Koperasi telah mampu berdikari dalam upaya memperkuat pemulihan ekonomi yang  telah teruji disaat kritis multi dimensi saat pandemi Covid 19 dimana koperasi tetap tangguh dengan UMKMnya,” ungkap Sudarsa

Baca Juga :
Desa Dauh Puri Kaja Gelar Patroli Dialogis, Pantau Kondisifitas Warga Dan Lingkungan 

Dengan demikian tidak sia-sia  slogan Koperasi adalah Soko Guru Perekonomian dimana soko (Saka dalam Bahas Bali) sebagai penguat sebuah bangunan, Guru(yang perlu di tauladani) dimana koperasi gerakan dari, oleh dan untuk anggota merupakan menejemen gotong royong saling membantu sehingga sejalan dengan sesanti Pemerintah Kota Denpasar “Vasudhaiva Kutumbakam” ,”.

Lebih lanjut dikatakan, dengan semakin majunya usaha dibidang Koperasi dan kebutuhan anggota diperlukan dukungan dari berbagai pihak seperti kehadiran dan perhatian Pemerintah terhadap gerakan koperasi dan dari wakil rakyat yang ada di Pusat DPR RI dan di Daerah DPRD dan para pemikir dari Akademisi.

Mengingat gerakan Koperasi yang terhimpun dalam Dewan Koperasi Indonesia yang diamanatkan dalam Kerpres No 06 tahun 2021 tentang Anggaran Dasar DEKOPINDA oleh karena itu amanat undang undang tersebut agar pemerintah berkomitmen  untuk ikut memperkuat sehingga gerakan koperasi mendapat perhatian.

Selama ini Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar sudah sangat peduli.

Meskipun demikian besar harapannya  kepada Pemerintah , Wakil Rakyat yang mempunyai hubungan antar lembaga yang dapat memperkuat perekenomian rakyat.

Komisi XI  DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya mengaku  Koperasi akan mendapat penjaminan.  Mengenai penjaminan simpanan ini masih dibahas di DPR RI. Pembahasan ini masih berlangsung senin besok ini mulai dibahas akan disempurnakan mana ada kalimat kalimat  atau pasal pasal yang   masuk kiranya tahun ini dimungkinkan akan selesai. “Karena telah masuk paripurna nantinya  akan diserahkan ke Pemerintah sehingga pembahasan akan dilanjutkan kita berharap tahun ini bisa selesai,” harapnya. (ayu/humas)

Leave a Comment

Your email address will not be published.