Hari jadi Kota  ke-127, Bupati Tamba Ajak ASN  Sembahyang Bersama dan Dengarkan Dharma Wacana

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengajak ASN dilingkup Pemkab Jembrana melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Jagatnatha, Senin (15/8).
Balinetizen.com, Jembrana-
Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengajak ASN dilingkup Pemkab Jembrana melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Jagatnatha, Senin (15/8).
Persembahyangan wujud syukur pemerintah daerah atas Hari Jadi Kota Negara ke-127. Kegiatan juga diselingi pemberian dharma wacana yang dituntun oleh Ida Shri Bagawan Putra Nata Nawa Wangsa Pemayun .
“Hari ini penting juga bagi kita bersama untuk menghaturkan terima kasih karena telah menjadi pegawai yang mengabdi kepada kabupaten Jembrana dan digaji oleh masyarakat serta dituntun oleh Ida Betara disini, wajib kita mengutarakan rasa sujud syukur dan terima kasih kita,” ujar Bupati Tamba.
Bupati Tamba juga mengajak semua ASN untuk mendengarkan dharma wacana sebagai tuntunan dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat maupun dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Pandita hari ini saya hadirkan untuk bapak ibu, yang pertama Romo anom yang dari Jawa, saya merasa kagum kepada beliau karena beliau masih muda, tetapi beliau memahami kekuatan spiritual yang luar biasa, dan yang kedua Ida Shri Bagawan Putra Nata Nawa Wangsa Pemayun dari desa Blatungan Tabanan,” ucapnya.
Selain itu, Bupati Tamba juga menyoroti kondisi Pura terbesar di Kabupaten Jembrana yang masih perlu ditata kembali utamanya pada sisi Pemedalan Agung di depan Pura Jagatnatha.
“Saya juga ingin menyampaikan bahwa Pura Jagatnatha ini kurang representatif karena ini adalah pengemponnya kota dan kita pemerintah kabupaten Jembrana. Sewajarnya Pura ini memberikan contoh kepada Pura Dang Kahyangan dan Sad Kahyangan yang ada di Jembrana. Untuk itu saya berusaha meminta dana khusus kepada bapak Gubernur Bali.  Astungkara sudah dibantu 5 miliyar,” kata Bupati asal desa Kaliakah ini.
Bupati Tamba menjelaskan, untuk penataan Pura Jagatnatha tahun ini pada  pembuatan Candi Pemedalan Agung . Penataan itu mengharuskan pemindahan  Pelinggih Pengayengan yang sebelumnya berada tepat di depan Pura Jagatnatha.
“Di depan untuk Pelinggih Pengayengan Ida Betara yang di depan patung tari, sudah kita bongkar. Karena pada tanggal 18 Agustus 2022 saya mengundang bapak Gubernur Bali dan Kapolda Bali serta beberapa pejabat tinggi yang ada di Provinsi Bali untuk melaksanakan peletakan citak dasar,” tuturnya.
Sementara itu, Ida Shri Bagawan Putra Nata Nawa Wangsa Pemayun disela-sela memberikan Dharma Wacana mengungkapkan bahwa Bupati Tamba telah dapat menjalankan visi Provinsi Bali yang juga sejalan dengan visi Kabupaten Jembrana. Beliau berpendapat bahwa Bupati Tamba adalah sosok yang memiliki pandangan luas ke depan.
“Beliau (Bupati Tamba) juga komitmen, beliau adalah seorang adipati apabila diumpamakan dalam kerajaan, dan rajanya adalah Gubernur. Sehingga visinya mengalir, dan ikut untuk membangun Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Jembrana. Dari dulu saya amati sosok beliau adalah seorang yang visioner, ” pungkas Ida Shri Bagawan. (Humas Pemkab Jembrana)
Baca Juga :
DPRD Buleleng Bantu Rp. 22,5 Juta Untuk Satgas Dan Tim Medis Covid-19

Leave a Comment

Your email address will not be published.