Anggota DPR RI, Kariyasa Adnyana Angkat Bicara Sikapi Tingginya Angka Kematian Akibat Gigitan Anjing Rabies, Diharapkan Ditetapkan KLB

 

Balinetizen.com, Buleleng

Miris tingginya kasus kematian akibat gigitan anjing rabies di Kabupaten Buleleng. Terbukti sejak bulan Januari hingga November 2022 tercatat sebanyak 12 kasus kematian akibat gigitan anjing rabies. Bahkan setiap hari rata-rata terjadi kasus gigitan anjing mencapai 30 orang.

“Tingginya angka kematian akibat gigitan anjing rabies di Buleleng, sudah sepatutnya kasus rabies ini ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Sehingga pemerintah bisa mengambil langkah-langkah yang lebih serius menangani rabies. Artinya penanganan rabies harus dibicarakan dan ditindaklanjuti dengan serius.” ucap tegas anggota Komisi IX DPR RI Dapil Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana,SP disela-sela kegiatannya di Sasana Budaya, Singaraja pada Jumat, (2/12/2022).

Menurut kader senior PDI Perjuangan Buleleng ini, apabila kasus rabies yang mengakibatkan kematian terus bertambah, maka dikhawatirkan akan berdampak buruk terhadap pariwisata Bali pada umumnya dan Buleleng pada khususnya. Mengingat Bali sebagai daerah pariwisata, sangat bergantung pada keamanan, kenyamanan dan kesehatan.

“Kita patut bersyukur pariwisata mulai bergeliat dengan adanya covid-19 sudah mereda. Dan malahan jangan sampai kasus rabies digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menjatuhkan pariwisata Bali” ujarnya.

Iapun mengatakan untuk saat ini sudah semestinya dilakukan penanganan jangka pendek. Dimana perlunya sosialisasi lebih digencarkan ke masyarakat terkait pemahaman akan bahaya penyakit rabies. Dalam hal ini, dimungkinkan juga diterbitkan Perbup, atau bisa juga dilakukan Perarem di desa adat.

“Penanganan rabies tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Hal ini dibutuhkan juga kesadaran masyarakat, terutama bagi pemilik anjing agar memvaksin anjingnya. Begitu juga terhadap anjing yang diliarkan.” jelas Kariyasa Adnyana.

Diungkapkan juga, bahwa saat ini, pihak Pemerintah sudah menyediakan cukup vaksin anti rabies (VAR). Dengan adanya hal ini, para pemilik anjing agar dengan segera memvaksin anjingnya. GS

Baca Juga :
Pertamakalinya , drone & aeromodelling competition Digelar Di Jembrana DiharapkanTunjang, Peningkatan Ekonomi dan Pariwisata

Leave a Comment

Your email address will not be published.