Bupati Sanjaya Hadiri Perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Vihara Dharma Catta

Balinetizen.com, Tabanan

Sebagai salah satu daerah yang heterogen dengan berbagai macam perbedaan, sikap toleransi antar umat beragama merupakan salah satu sikap yang wajib diimplementasikan oleh setiap umat. Untuk itu, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, selaku Kepala Daerah selalu berupaya menjaga silaturahmi dengan berbagai umat guna menjaga keharmonisan di Kabupaten Tabanan.

Seperti halnya kali ini, Minggu, (5/2), Bupati Sanjaya didampingi, jajaran Forkopimda, anggota DPRD Tabanan, Sekda, para Asisten dan OPD terkait, menghadiri perayaan Hari Raya Imlek dan Cap Go Meh 2574 di Vihara Dharma Catta/Kong Co Bio, Jln. Melati No.18 Tabanan. Turut hadir, Ketua FKUB dan Walubi Tabanan, Perbekel dan Bendesa Adat setempat, serta undangan lainnya, juga para umat yang hadir merayakan.

Dalam sambutannya saat itu, Bupati Sanjaya mengatakan Perbedaan adalah sebuah keniscayaan dan juga sebagai anugerah. “Pelangi yang sangat indah karena adanya warna-warni yang berbeda. Demikian juga kehidupan sosial kita menjadi indah dan dinamis karena kita semua memiliki perbedaan. Indonesia juga demikian penuh warna warni. Bung Karno dari dulu juga menyampaikan pesan yang sama, mari kita mencintai Indonesia dengan penuh warna-warni ini, begitu juga di Tabanan,” ucap Sanjaya.

Disamping itu, Bupati Sanjaya juga sangat mengapresiasi kegiatan ini. Selain itu, Sanjaya menyatakan bahwa perbedaan ini patut disyukuri, adanya umat yang heterogen memberikan kebudayaan yang beragam pula di Kabupaten Tabanan. Untuk itu, Bupati Sanjaya meminta kepada seluruh umat di Tabanan agar selalu menjaga kerukunan dan keharmonisan tanpa membeda-bedakan suku, ras, agama melalui akulturasi budaya dengan semangat kebhinekaan.

Bupati Sanjaya juga berharap agar harmonisasi ini bukan hanya slogan semata tetapi harus dijabarkan oleh seluruh umat di Tabanan. “Mari kita wujudkan secara nyata seperti saat ini. Tidak ada lagi suku, ras, agama, merasa ada perbedaan. Caranya adalah kerja bareng, kolaborasi membuat sebuah kegiatan yang diayomi oleh pemerintah daerah. Untuk itu mari kita selalu implementasikan hal tersebut salah satunya melalui festival,” imbuh Sanjaya.

Baca Juga :
Jauhi Kesan Semrawut Pada Wajah Kota, Kecamatan Denpasar Barat Tertibkan 13 Spanduk / Banner Yang Dipasang Sembarangan

Sementara, Lim Surya Adinata selaku Panitia Acara, menyampaikan, bahwa perayaan Imlek ini “Merajut Kebhinekaan, Memperkuat Kerukunan menuju Tabanan Era Baru Aman, Unggul dan Madani”. Ia memambahkan bahwa Tabanan adalah kota toleransi yang dibuktikan dengan Tabanan mendapatkan penghargaan Harmony Awards. “Dan dari dulu saya sudah merasakan di lingkungan kami, warga banjar, warga kami, kampung jawa, sudah memiliki kerukunan yang sangat bagus sekali,” ungkapnya.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa sangat bangga menjadi warga Tabanan. Mewakili seluruh umat, Lim Surya Adinata menyampaikan terimakasih kepada Bupati Tabanan dan seluruh jajaran di lingkungan Pemkab Tabanan atas dukungan dan apresiasinya dalam kegiatan ini. Pihaknya juga berharap agar kerukunan ini tetap terjaga dan menjadi lebih baik lagi. “Semoga situasi ini bisa terpelihara untuk selamanya Pak,” imbuh pihaknya.

Sumber : Humas Tabanan

Editor : Radha

Leave a Comment

Your email address will not be published.