Buleleng Mulai Distribusikan Logistik Pemilu Tahun 2024, Dimulai dari 5 Kecamatan Terjauh

Balinetizen.com, Buleleng

Pada Senin (12/2) Kabupaten Buleleng mulai mendistribusikan logistik Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024. Pendistribusian akan dilakukan selama dua hari hingga Selasa (13/2). Penjabat Bupati Buleleng menyampaikan bahwa distribusi logistik pemilu dimulai dari 5 kecamatan terjauh. Logistik pemilu akan didistribusikan dari Gudang Logistik Pemilu KPU kabupaten Buleleng ke masing-masing desa. Kelima kecamatan itu ialah Kecamatan Gerokgak, Kecamatan Tejakula, Kecamatan Busungbiu, Kecamatan Kubutambahan, dan Kecamatan Seririt.

Hal tersebut disampaikan oleh Penjabat (PJ) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana saat mendampingi Kapolda Bali Irjen. Pol. Ida Bagus Kd Putra Narendra melepas keberangkatan armada pembawa logistik Pemilu Serentak Tahun 2024 di Kabupaten Buleleng. Lihadnyana menyampaikan rasa bangganya atas perkenan Kapolda Bali untuk melepas keberangkatan armada distribusi logistik pemilu Kabupaten Buleleng. Dirinya juga menyampaikan bahwa seluruh persiapan Pemilu 2024 hingga saat ini sudah berjalan sesuai dengan rencana. Pendistribusian ini akan dikawal sampai dengan di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Diharapkan, perjalanan Pemilu Serentak di Kabupaten Buleleng akan terus berjalan lancar.

“Harapan kita semua, doa seluruh masyarakat Kabupaten Buleleng bahwa pemilu adalah pesta demokrasi. Kalau sudah namanya pesta, maka dilaksanakan dengan riang gembira. Tidak ada intimidasi, kami yakin itu bahwa pelaksanaan ini berjalan dengan lancar,” kata Lihadnyana.

Selanjutnya, Lihadnyana menyampaikan imbauan dan ajakan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Buleleng untuk menggunakan hak suaranya. Untuk hadir di TPS masing-masing pada 14 Februari mendatang. Menurutnya, setiap suara masyarakat berperan dalam menentukan jalannya kemajuan bangsa. Ia mengharapkan partisipasi pemilih di Kabupaten Buleleng pada Pemilu Serentak kali ini bisa mencapai angka yang tinggi.

“Harapan kita adalah pemilu ini tingkat partisipasi pemilihnya tinggi. Tingkat kesalahannya kecil. Dengan persiapan yang matang dari KPU dan koordinasi yang bagus dengan Forkopimda, di Kabupaten Buleleng boleh dikatakan sudah sangat-sangat siap,” tegasnya.

Baca Juga :
Dimeriahkan Berbagai Lomba dan Pameran UMKM, Walikota Jaya Negara Buka Kebyar Seni Budaya Desa Pemecutan Kaja

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Bali  I Dewa Agung Gede Lidartawan menyampaikan bahwa dirinya memberikan perhatian khusus terhadap distribusi logistik pemilu di Kabupaten Buleleng. Untuk distribusi pada Senin (12/2) telah dilakukan proses sejak jam 4 pagi dengan armada yang mengarah ke Kecamatan Gerokgak diberangkatkan paling pertama. Setiap keberangkatan logistik dari Gudang Logistik KPU Kabupaten Buleleng akan dikawal oleh Patroli Pengawalan di depan dan belakang sesuai dengan protokol tetap. Setiap armada menurutnya sudah diatur untuk desa apa dan TPS berapa saja dengan jumlah kotak yang terkalkulasi.

“Sehingga tidak ada lagi tertukar atau apa. Sudah jelas desa apa. Kalau masih bisa digabung desanya digabung dan itu sudah diawasi betul oleh kita semua. Sampai sekarang tidak ada hambatan,” paparnya.

Proses selanjutnya dalam penyelenggaraan Pemilu ialah Selasa (13/2) sore, TPS akan dibuat. Sedangkan selanjutnya akan dilakukan distribusi dari kantor desa ke TPS pada pagi hari pemungutan (14/2). Namun, tidak menutup kemungkinan jika lokasi TPS dari Kantor Desa terlalu jauh bisa dilakukan distribusi logistik pada tanggal 13 Februari. Lidartawan menekankan bahwa tanggung jawab logistik pemilu merupakan tanggung jawab PPS.

“PPS yang bertanggungjawab pada kotak. Polisi hanya mengamankan kondisi bukan mengamankan kotak. Tanggung jawab kotak dan seisinya adalah kami beserta jajaran. Polisi hanya mengamankan situasi tidak boleh menyentuh kotak” tegasnya.

Sumber : Humas Pemkab Buleleng

Leave a Comment

Your email address will not be published.