Penyelidikan Ledakan Gudang LPG Denpasar, Korban Meninggal Mencapai 17 Orang

Pemilik gudang LPG meledak di Jalan Kargo Denpasar, Sukojin ditetapkan tersangka

Balinetizen.com, Denpasar

Jumlah pasien tersisa yang dirawat di Unit Luka Bakar ICU – ICCU RS Prof Ngoerah Denpasar kini tersisa satu orang. Sementara total pasien/korban meninggal akibat ledakan di gudang LPG CV. Bintang Bali Perkasa pada 9 Juni 2024 lalu sebanyak 17 korban.

Direktur Medik dan Keperawatan dr. Affan Priyambodo Permana Sp BS (K) menjelaskan saat ini pasien yang masih dirawat seorang laki-laki berusia 25 tahun dengan luka bakar 72% atas nama Ahmad Tamyis Muzaki.

“Pasien masih dalam alat bantu pengawasan ketat dan perawatan luka,” ujar Priyambodo, di Denpasar Rabu 19 Juni 2024.

Dok. Seorang Pasien luka bakar akibat ledakan di Gudang LPG di Jalan Kargo dirawat intensif di RS Prof Ngoerah Denpasar

Sementara pasien meninggal hari ini 19 Juni pukul 10.45 wita atas nama Suherminadi (47). Korban justeru kondisi luka bakarnya hanya 30 persen.

“Karena keberatan dari penyakitnya,” tukasnya. Khusus pasien yang sehat pihaknya mengaku memberikan perawatan maksimal. “Kami usahakan perawatan yang optimal untuk bisa melewati masa akut dan juga menjalani perawatan lainnya,” ucapnya.

Sementara Wakil Direktur Kriminal Khusus Polda Bali AKBP Renefli Dian Candra menjelaskan, terkait kasus ledakan gudang gas LPG di Jalan Kargo, Denpasar saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium forensik (Labfor).

“Silakan tanya Polresta, informasi dari Polresta sudah melakukan pemeriksaan saksi dan tinggal menunggu hasil labfor,” singkatnya Rabu 19 Juni 2024.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ledakan gudang gas LPG CV. Bintang Bali Perkasa di Jalan Kargo, Denpasar menewaskan total 17 orang korban.

Daftar Korban Meninggal
Berikut adalah daftar nama-nama korban meninggal dan waktu kematian mereka:

Baca Juga :
Dijuluki Anggota DPR RI "Lele", Gus Adhi "Amatra" Gencar Gerakkan Ekonomi Kerakyatan dengan Bantuan Bioflok Lele

Edy Herwanto (43 tahun) – Meninggal pada 10 Juni 2024 pukul 01.30 WITA.
Purwanto (43 tahun) – Meninggal pada 10 Juni 2024 pukul 13.45 WITA.
Yudis Aldryanto (33 tahun) – Meninggal pada 11 Juni 2024 pukul 03.15 WITA.
Petrus Jewarut (31 tahun) – Meninggal pada 11 Juni 2024 pukul 21.30 WITA.
Yoga Wahyu Pratama (24 tahun) – Meninggal pada 12 Juni 2024 pukul 17.20 WITA.
Robiaprianus Amput (23 tahun) – Meninggal pada 12 Juni 2024 pukul 10.30 WITA.
Danu Sembara (36 tahun) – Meninggal pada 13 Juni 2024 pukul 23.05 WITA.
Yolla Aldy Zoellyanto (25 tahun) – Meninggal pada 14 Juni 2024 pukul 14.55 WITA.
Eko Budi Santoso (37 tahun) – Meninggal pada 14 Juni 2024 pukul 05.40 WITA.
M. Umar Efendi (33 tahun) – Meninggal pada 14 Juni 2024 pukul 10.45 WITA.
Wiri Suhardi (34 tahun) – Meninggal pada 15 Juni 2024 pukul 08.32 WITA.
Muqhis Bayudi (29 tahun) – Meninggal pada 15 Juni 2024 pukul 22.08 WITA.
Dicky Panca Ramadhani (19 tahun) – Meninggal 17 Juni 2024 pukul 07.15 WITA.
Mohamad Sofyan (27 tahun) – Meninggal 17 Juni 2024 pukul 19.58 WITA.
Didik Suryanto (49 tahun) – Meninggal 18 Juni 2024 pukul 04. 27 WITA.
Suherminadi (47 tahun) – Meninggal 19 Juni 2024 pukul 10.45 WITA.
Katiran – Meninggal di RS Wangaya pada 12 Juni 2024 pukul 06.30 WITA.

Daftar Pasien yang Masih Dirawat
Berikut adalah daftar nama pasien yang masih dalam perawatan di RS Prof Ngoerah:

Ahmad Tamyis Mujaki (25 tahun) – Pasien rujukan dari RS Mangusada. (Tri Widiyanti)

Baca Juga :
Pol PP Denpasar Periksa Sengketa Tanah di Sesetan

Leave a Comment

Your email address will not be published.