Puskesmas di Jembrana Beroperasi Siang Hari, di Pekutatan Akan Dibangun RS Pratama

0
587

 

Balinetizen.com, Jembrana 

 

Puskesmas sebagai Fasilitas kesehatan (Faskes) tidak lagi beroperasi sampai malam hari atau 24 jam. Mulai tahun 2022, puskesmas di Kabupaten Jembrana hanya akan beroperasi pada siang hari sesuai jam kerja.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat kegiatan jumpa pers bersama awak media disebuah rumah makan di Desa Dangintukadaya, Jumat (10/12/2021).

Dalam kegiatan itu juga hadir Wakil Bupati Jembrana Gede Ngurah Patriana Krisna, Sekda Jembrana Made Budiasa dan sejumlah pimpinan OPD.

Disampaikan Bupati Tamba bahwa puskesmas nantinya hanya beroperasi sampai jam kerja. Puskesmas rawat inap juga akan tidak lagi menerima pasien rawat inap.

Namun khusus terkait Puskesmas Rawat Inap menurutnya masih dalam kajian terutama terkait anggaran, apakah pemborosan atau tidak. Karena RSU Negara sudah baik

“Pelayanan rumah sakit kita sekarang sudah bagus. Jadi dirujuk ke rumah sakit” ujar Bupati Tamba.

Kebijakan tersebut dilandasi adanya JES (Jembrana Emergency Service) dan Helo Dokter yang telah berjalan dengan baik. Dan bahkan pihaknya bercita-cita ingin mendirikan Rumah Sakit Pratama di Pekutatan dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan.

Rencana mendirikan Rumah Sakit Pratama sambungnya untuk mengantisipasi berdirinya rumah sakit swasta. Karena kedepan Pekutatan akan dijadikan sebagai kawasan pariwisata yang bagus.

“Potensi pariwisata disana (Pekutatan) sangat luar biasa. Nanti puskesmasnya ditingkatkan menjadi rumah sakit pratama. Saya masih pelajari status tanahnya” ungkapnya.

Bupati Tamba mengatakan rencana untuk mendirikan Rumah Sakit Pratama akan diusulkan pada perencanaan pembangunan di tahun 2022 sehingga dimungkinkan bisa terlaksana di tahun 2023. (Komang Tole)

Baca Juga :  Terbanyak di Bali, 150 Produk Jembrana Terima Sertifikat Halal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here