FIAN Bali Soroti Penyalahgunaan Narkoba Dalam Kemasan ‘Private Party’

0
358

 

Balinetizen.com, Denpasar-

Perilaku untuk menjauhi narkoba telah terbentuk dikalangan masyarakat dan sudah menjadi suatu hal yang penting dilaksanakan, cuma saja narkoba masih kerap digunakan oleh beberapa kalangan millenial saat ‘party’, bahkan seolah menjadi pelengkap hura-hura dan tak jarang terjadi di sebuah villa atau resort yang tidak terdeteksi (private party).

“Kami tenggarai fakta tersebut ada, dan terus berlangsung apalagi saat nataru ini, kami minta aparat bisa proaktif mengidentifikasinya, sebab Bali jadi tempat untuk bertemunya para pecandu, bahkan menjadi surga buat pengedar, kami duga modus penyalahgunaan narkoba beralih dari club ke ajang ‘private party’ di villa atau resort agar tak terendus aparat, “Silahkan berlibur ke Bali tapi jangan pakai narkoba,” kata Esther Gehl, Ketua Forum Indonesia Anti Narkoba (FIAN) disela-sela sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bersamaan dengan bazar murah ini diselenggarakan Banjar Biaung Kesiman Kertalagu Denpasar Timur pada Minggu, 26 Desember 2021.

Sosialisasi P4GN yang bertema “Peran Ibu Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkoba”, yang dimotori oleh FIAN dan BNN Kota Denpasar ini diikuti secara antusias oleh para kader posyandu/PKK/Ibu Rumah Tangga Banjar Biaung.

Keterlibatan emosional para Ibu Rumah Tangga untuk ikut memberikan didikan pengertian kepada putra-putrinya terkait bahaya penyalahgunaan narkoba, yang secara langsung berperan dalam menjaga lingkungan dari bahaya narkoba yang jika disalahgunakan akan bisa berefek ‘lost generation’.

Untuk itu, Ketua DPW FIAN prov Bali tersebut menghimbau dan mengajak para ibu yang hadir untuk memberikan kepercayaan dan kasih sayang kepada anak sehingga mereka tidak mencari kenyamanan diluar rumah yang lebih berbahaya ketika bertemu teman atau orang-orang yag berniat jelek, contoh mengajak menggunakan narkoba.

Baca Juga :  Pasien rawat inap Wisma Atlet per hari ini tambah 82 orang

“Keterbukaan dan saling komunikatif dalam berinteraksi dengan sang buah hati, akan menjadi pagar sehingga anak-anak bisa menghindari perilaku buruk penyalahgunaan narkoba,” pungkas Esther.

 

Pewarta : Hidayat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here