Merayakan Budaya Penduduk Asli Australia

0
380

 

Balinetizen.com, Denpasar

Pekan NAIDOC (3-10 Juli) yang diselenggarakan setiap bulan Juli adalah untuk
mempromosikan pemahaman yang lebih luas terhadap budaya asli penduduk Aborigin
dan Pulau Selat Torres serta merayakan keberlangsungan dan kontribusi budaya asli
terhadap Australia yang modern.

Konsulat-Jenderal Australia di Bali Anthea Griffin mengatakan, “Pekan NAIDOC
merupakan sebuah kesempatan bagi seluruh penduduk Australia untuk merayakan
sejarah, budaya serta prestasi penduduk asli Aborigin dan Pulau Selat Torres.”
“Kedutaan Besar Australia di Indonesia dan Konsulat-Jenderal Australia di Bali
merayakan Pekan NAIDOC tahun ini dengan mengundang penduduk asli Australia
terkemuka, David Williams. David berbagi perspektif uniknya tentang bagaimana peran
budaya mempengaruhi karya kreatifnya di industri komunikasi strategis,” tambah
Konsul-Jenderal Griffin.

Di Bali, Konsulat-Jenderal Australia bekerjasama dengan Institut Seni Indonesia (ISI)
Denpasar menggelar diskusi kreatif bersama David Williams, pada 8 Juni. Kegiatan yang
dihadiri sekitar 150 mahasiswa dan pengajar ISI Denpasar ini dibuka oleh KonsulJenderal Anthea Griffin bersama Rektor ISI Denpasar, Prof Wayan ‘Kun’ Adnyana dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama, Prof. Dr I Komang Sudirga.

Selama di Bali, David Williams juga melakukan diskusi kreatif bersama pakar seni, Tony
Raka dan pertunjukan didgeridoo yang dikolaborasikan dengan tari Bali bersama Sanggar
Bumi Bajra di Desa Potato Head, Seminyak pada 9 Juli 2022. (RED-BN)

Baca Juga :  Bupati Tabanan Apresiasi Pitra Yadnya di Griya Daha Bedha; Ingatkan Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here