“Manis Manja” Tenggelam, Gunakan Gabus Dua Nelayan Pengambengan Selamat

0
175

 

 

Balinetizen.com, Jembrana

 

 

Dua orang nelayan, Wagiyo Susanto (53) dan Sugianto (60) asal Dusun Kombading, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Sabtu (22/7/2023), terdampar di Pantai Yehembang, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo. Keduanya selamat setelah berpegangan pada gabus dan berenang sejauh 1 mil.

 

Dari informasi, kedua korban berangkat melaut menggunakan perahu fiber bertuliskan “Manis Manja”. Selain kedua korban, juga melaut Hersa Pausi asal Desa Pengambengan namun menggunakan perahu fiber warna putih.

 

Ketiga nelayan berangkat  melaut dari Pantai Pengambengan, Desa Pengambengan dengan tujuan Pantai Jimbaran, Kuta, Badung, Sabtu (22/7/2023) sekitar pukul 09.00.

 

Setiba di perairan laut Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, sekitar pukul 14.00, ketiganya memilih kembali pulang ke Pengambengan. Karena cuaca mendadak berubah buruk dengan ombak besar disertai angin kencang.

 

Dalam perjalanan menuju pulang, memasuki perairan Rambutsiwi, Kecamatan Mendoyo, perahu Manis Manja diterjang ombak besar dan tenggelam. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00.

 

Dari kejadian itu, Wagiyo Susanto dan Sugianto berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan pada gabus yang biasa digunakan untuk tempat ikan. Sedangkan temannya yang bernama Hersa Pausi, diduga tidak mengetahui kejadian itu, tetap melanjutkan perjalanan menuju Pantai Pengambengan.

 

Sambil memegang gabus, keduanya kemudian berenang ke tepi pantai sejauh 1 mil dan sampai di Pantai Rambutsiwi, Yehembang, Kecamatan Mendoyo sekitar pukul 19.00.

 

Keduanya kemudian berjalan kaki menyusuri tepi pantai menuju kearah barat. Setiba di Pantai Tembles Desa Penyaringan kedua korban bertemu dengan warga setempat. Dan kemudian menghubungi Kelian Dinas Banjar Anyar Tembles selanjutnya dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Penyaringan. Kedua korban kemudian diajak ke Mako Polsek Mendoyo untuk menunggu jemputan dari pihak keluarga.

Baca Juga :  Bupati Kembang  Hartawan Buka Turnamen Billiard "Texas Pratama Cup II

 

Kejadian tersebut mengakibatkan kerugian hingga puluhan juta rupiah. Karena selain perahu seharga Rp.40 juta, peralatan melaut seperti jaring, mesin, tali, sebuah HT dan sebuah HP turun hilang karena tenggelam tersapu ombak.

 

Kapolsek Mendoyo, Kompol I Putu Suarmadi, Sabtu (22/7/2023), mengatakan, kedua korban sempat dibawa ke Polsek Mendoyo. Namun selanjutnya diserahkan ke Polair Polres Jembrana sesuai pelaporan dari pihak keluarga. “Karena keluarga korban melapor ke Polair Polres Jembrana, keduanya kemudian diserahkan kesana (Polair),” ujarnya. (Komang Tole)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here