Proyek Pengerjaan Pantai Samigita Diawasi Polisi hingga Diprotes Warga, Ini Kata Bupati Badung

0
244
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat ditemui usai sidang Paripurna di Pusat Pemerintahan (Puspem) kabupaten Badung, Rabu 16 Agustus 2023.

 

Balinetizen.com, Badung-

 

Terkait sentilan warga soal proyek prestisius penataan kawasan Pantai Samigita (Seminyak, Legian, Kuta) hingga ke Cemagi yang menelan dana Rp 249 miliar hingga diawasi kepolisian, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta turut memberikan pendapatnya.

“Karena begini proses pelaksanaan itu sudah berjalan, itu sudah ada tim teknik yang mengerjakan itu ada dengan pejabat pembuat komitmen (PPK) itu ada yang kedua ada pejabat pemeriksa hasil pekerjaan yang kaitannya dengan proses sekarang ini jadi kita santai saja,” tukas Giri Prasta ditemui usai sidang Paripurna di Pusat Pemerintahan (Puspem) kabupaten Badung, Rabu 16 Agustus 2023.

Giri Prasta menegaskan, apabila pihak pengerjaan proyek berani melanggar sebuah ketentuan yang sudah ditentukan akan lain soal.

“Itu harus selesai tetapi tidak selesai. Nah di situ baru ada one prestasi itu masyarakat juga ikut mengontrol daripada proses pembangunan di kabupaten ini saya turut senang,” aku Politisi PDI-Perjuangan ini.

Karena ia mengaku akan membiarkan proses yang berjalan. “Bagaimana membangun itu dengan baik dan benar artinya untuk saat ini biarkan proses itu berjalan dulu, kita berjalan dong tidak berjalan,” tandasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Proyek Penataan Pantai Samigita menjadi bahan olok-olok warganet. Bukan hanya itu, ketidakberesan tersebut juga mengundang aparat terkait untuk makin ketat mengawasi pelaksanaan proyek. Termasuk dari jajaran Polresta Denpasar.

“Masih dalam pengerjaan, sehingga kita berikan kesempatan untuk memperbaiki. Kami monitor dan nanti di audit di akhir,” papar Kanit Tipikor Polresta Denpasar Putu Suta, Selasa 15 Agustus 2023.

Untuk diketahui, sesuai papan proyek, kontrak pekerjaan renovasi penyengker Pantai Samigita di mana di dalamnya termasuk pembangunan gapura itu dimulai sejak 3 Mei 2023.

Baca Juga :  Bupati Suwirta Apresiasi Semangat Gotong Royong Masyarakat Desa Pesinggahan

Pekerjaan akan dilaksanakan selama 120 hari kalender, dengan nilai kontrak Rp 26.883.858.745.

Kontraktor pelaksananya adalah Bali Perkasa KSO, dengan Konsultan Pengawas CV Bina Bwana Wisesa dan Konsultan Perencana PT Tata Racana Hijau.

Sebelumnya, viral proyek gapura di Pantai Legian, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, yang teryata tidak simetris. Ujung-ujungnya selain menjadi bahan olok-olokan warga.

Juga mengindikasikan pengawas proyek tersebut tidak bekerja maksimal. Buktinya, dua kali gapura tersebut akhirnya dibongkar karena tetap saja tinggi sebelah.

“Tentu sangat memalukan Pemkab Badung karena proyek dengan nilai miliaran ini kualitasnya malah diragukan,” kata Ketut Subudi, salah satu warga Badung, Senin 14 Agustus 2023.

Sebagai warga, dengan adanya ketidakberesan dalam proyek tersebut. Ada baiknya, konsultan proyek diganti. “Ini konsultannya tidur kali, masak tidak tahu gapuranya miring,” ketus dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here