Visi dan Misi Calon Pj Gubernur Bali, Ervan Maksum: Pembangunan Berkelanjutan dan Kesejahteraan Masyarakat

0
225

Calon Pj Gubernur Bali Ervan Maksum (baju putih

Balinetizen.com, Denpasar

Ervan Maksum, salah satu calon kandidat Penjabat (Pj) Gubernur Bali, yang juga menjabat sebagai Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas RI, telah mengungkapkan pandangannya mengenai visi dan misi yang akan dijalankan jika ia terpilih sebagai Pj Gubernur Provinsi Bali pada 5 September 2023 mendatang.

Dalam sebuah acara di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, yang berkaitan dengan Bali-Kerthi Development Fund (BDF) dan Project Management Office (PMO) Transformasi Ekonomi Kerthi Bali, Ervan Maksum secara tegas menguraikan visi dan misi yang akan diwujudkan jika ia mendapatkan mandat sebagai Pj Gubernur Bali.

“Bagi saya, tugas saya adalah menjalankan tugas dengan baik, terpilih atau tidak terpilih, saya tetap akan berkontribusi untuk Bali,” kata Ervan Maksum.

Salah satu aspek yang dia tekankan adalah program pembangunan infrastruktur, seperti jalan dan pasokan air bersih di wilayah yang kekurangan sanitasi. Dia menyebutkan bahwa melalui program yang diinisiasi oleh Bappenas RI, ia bermaksud merancang pembangunan infrastruktur jalan serta penyediaan air bersih bagi wilayah-wilayah yang membutuhkan.

“Hari ini, saya sedang merancang investasi untuk jalan daerah dan juga rencana investasi dalam penyediaan air minum. Selain itu, kami ingin memanfaatkan pengelolaan kompos dari sampah untuk penghijauan sehingga dapat meningkatkan keberlanjutan lingkungan. Rencana lainnya termasuk pembangunan LRT bawah tanah dengan skema pembiayaan yang telah dirumuskan,” terangnya.

Ervan Maksum menyampaikan gagasannya tentang Bali Kerthi sebagai konsep “kandang sapi” di mana berbagai sumber daya bisa berkontribusi. Ia menjelaskan, “Seperti memelihara sapi, ada yang berinvestasi dalam sapi dan ada yang merawat sapi. Ini sebenarnya tentang bagaimana sumber daya dapat berkembang dan memberikan hasil yang bermanfaat. Sama seperti halnya pengelolaan sampah, di mana kompos dari sampah bisa digunakan untuk penghijauan.”

Baca Juga :  TP4 Dibubarkan, KKRI Dukung Kebijakan Pemerintah Agar Kondusif

Poto : Stafsus Bidang Keamanan dan Hukum Irjen Sang Made Mahendra Jaya

Dia menambahkan, “Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang kami lakukan tidak hanya bersifat kapitalis, tetapi juga memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.”

Selanjutnya, Ervan Maksum mengapresiasi upaya Gubernur I Wayan Koster yang telah mengarahkan pembangunan Bali berdasarkan budaya setempat. Dia berpendapat bahwa model ini perlu ditingkatkan dengan fokus pada peningkatan kualitas pariwisata dan partisipasi masyarakat.

“Saat ini, kami ingin meningkatkan kualitas pariwisata di Bali dan melibatkan orang-orang berbakat di Bali untuk berkontribusi dalam pembangunan. Diaspora Bali yang berpikir untuk memajukan Bali juga perlu diberi kesempatan untuk berpartisipasi. Kami ingin menjadikan Bali lebih nyaman dan kondusif bagi para kontributor dengan aturan yang jelas, bukan hanya eksploitasi,” jelasnya.

Poto : Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra

Terakhir, Ervan Maksum berharap bahwa pembangunan yang dilakukan tidak hanya mengejar kapitalisasi besar, tetapi lebih pada pencapaian kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan bahwa fondasi yang kuat harus dibangun terlebih dahulu, termasuk infrastruktur dasar seperti air bersih dan akses jalan.

“Pembangunan tidak hanya tentang mendapatkan keuntungan besar. Kami ingin memastikan bahwa pembangunan ini akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Kesejahteraan tidak hanya mencakup aspek fisik, tetapi juga emosional. Hingga saat ini, saya siap untuk terus berkontribusi, karena dasar kesejahteraan harus terlebih dahulu terpenuhi, termasuk infrastruktur dasar seperti air minum dan jalan,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, Gubernur Wayan Koster akan meninggalkan jabatannya pada 5 September 2023 mendatang setelah menjabat sebagai Gubernur Bali selama 5 tahun. Sementara itu, informasi yang diperoleh di lingkungan Pemprov Bali ada tiga calon Pj Gubernur Bali penggantinya.

Diantaranya adalah Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Stafsus Bidang Keamanan dan Hukum Irjen Sang Made Mahendra Jaya, dan Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Ervan Maksum.

Baca Juga :  Peringati HPSN 2026, Bupati Badung Pimpin Korve Bersih Sampah di Pantai Kuta

Pewarta : Tri Prasetiyo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here