Insiden Fly Fish di Bali ‘Makan’ Korban 2 WNA Jepang, Polda Bali Tegaskan Murni Kecelakaan

0
173

 

Balinetizen.com, Denpasar

 

Terkait kasus laka akibat permainan fly fish di Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Badung, belum lama ini, Kepolisian Polda Bali mengungkapkan bahwa telah memeriksa 6 orang saksi terkait insiden tersebut.

“Telah diambil keterangan dari 6 saksi dan dilakukan gelar awal oleh Polda Bali. Saat ini belum ditemukan faktor penyebab kematian selain karena kecelakaan,” ungkap Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Kabid Humas Polda Bali, pada 23 Agustus 2023.

Salah satu faktor yang diduga menjadi penyebab kecelakaan adalah faktor alam.

“Kemungkinan penyebabnya terkait faktor alam, mengingat permainan fly fish termasuk ke dalam permainan yang berisiko,” tambah Kabid Humas.

Perlu ditekankan bahwa permainan fly fish ini cocok bagi orang dengan semangat petualangan yang besar. Oleh karena itu, Kabid Humas menekankan pentingnya keselamatan pengunjung dan mengimbau pelaku usaha dan penyedia wisata untuk mematuhi SOP yang ada.

“Pelaku usaha yang menawarkan permainan berisiko harus menerapkan SOP yang ada. Para pengunjung juga harus menjaga keselamatan diri dan berhati-hati saat bermain,” jelasnya.

Sementara para korban telah mengenakan baju pelampung dan diawasi oleh operator saat bermain, kecelakaan yang terjadi mungkin sulit dihindari.

Pihak Polda Bali telah berkoordinasi dengan konsulat Jepang dan keluarga korban. Meski ada beberapa informasi mengenai kemungkinan kelalaian, Polda Bali masih menganggap insiden ini sebagai kecelakaan murni hingga saat ini.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dua Warga Negara Asing (WNA) Jepang dilaporkan terjatuh saat bermain Fly Fish di Water Sport Bali Coral Tanjung Benoa, Badung, Bali Jumat 18 Agustus 2023.

Dalam peristiwa itu, mulanya sang ayah dan bernama Hikuchi Satoshi (lk,60) meninggal dunia pasca dibawa ke rumah sakit.

Baca Juga :  Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Jembrana Tanam Padi

Kemudian disusul keesokan harinya sang anak Kikuchi Haruki (lk,15) setelah sempat menjalani perawatan di RS Prof Ngoerah turut meninggal dunia.

Pewarta : Tri Prasetyo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here