Kapolsek Denpasar Timur: Penemuan Orok Bayi di Dekat Rumah Artis Nana Mirdad, Penyelidikan Terus Berlanjut

0
163

 

Balinetizen.com, Denpasar

Sebuah peristiwa tragis terjadi di Denpasar Timur pada hari Sabtu, 20 Januari 2024, ketika seorang saksi, Antika Sari (22) Pembantu Rumah Tangga (PRT) artis ternama Nana Mirdad menemukan seorang bayi perempuan yang baru dilahirkan terlantar di semak-semak, Jalan Sekar Sari Gang Tagtag dekat kediaman majikannya itu.

Peristiwa ini pun menambah daftar panjang maraknya kasus pembuangan orok bayi di wilayah hukum kota Denpasar.

Dilaporkan, saksi Antika Sari menemukan bayi tersebut ketika melintas kurang lebih 200 meter dari warung.

Saat mendengar tangisan bayi, Antika turun dari sepeda motornya dan menemukan bayi perempuan terlentang tanpa pakaian dengan tali pusar yang masih ada, meskipun ari-arinya sudah tidak ada.

Antika segera membungkus bayi dengan kain dari jok motor dan membawanya ke villa, memberitahu Sumarno, yang kemudian menginformasikan majikannya Nana Mirdad.

Saksi lainnya Sumarno (42) pembantu Nana Mirdad lainnya, mengatakan bahwa dirinya diberitahu oleh rekannya Antika tentang temuan bayi tersebut.

Sumarno dan semuanya akhirnya membawa bayi temuan itu ke Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM) dengan menggunakan mobil.

Dokter Sri Kandi, seorang dokter yang merawat bayi, menjelaskan bahwa bayi perempuan tersebut ditemukan dalam kondisi tanpa pakaian dan tali pusar tanpa ari-ari di Jalan Sekar Sari Kesiman. Bayi dengan berat 2.300 gram tersebut saat ini dalam kondisi stabil dan kini dirawat di RSBM.

Dinas Sosial melakukan koordinasi untuk menangani nasib bayi ini. Ida Ayu Ketut Anggreni dan Gung Diah, perwakilan Dinas Sosial, mengatakan akan bertanggung jawab atas perawatan dan penitipan bayi di rumah sakit. Biaya sepenuhnya akan ditanggung oleh Dinas Sosial.

Sementara itu, Kapolsek Denpasar Timur AKP I Nyoman Darsana menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung. Anggota operasional telah melakukan pemeriksaan CCTV, wawancara dengan saksi, serta pengecekan di puskesmas, rumah sakit, dan bidan bersalin seputar TKP.

Baca Juga :  Hadiri Rapat Koordinasi Tingkat Menteri di Nusa Dua, Gubernur Koster Sampaikan Harapan Pemulihan Ekonomi Bali

Bayi perempuan ini rencananya akan dititipkan di panti asuhan setelah mendapatkan perawatan di RSBM. Dinas Sosial akan terus mengkoordinasikan proses ini dan memberitahu perkembangan selanjutnya terkait panti asuhan yang akan menjadi tempat penitipan bayi.(Tri Prasetiyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here