Belasan Pekerja Pemetik Semangka Tersambar Petir, Satu Orang Meninggal Dunia

0
154

Balinetizen.com,  Jembrana 

Hujan deras mengguyur Kabupaten Jembrana, Bali, Sabtu (27/1/2024) sore menimbulkan korban jiwa. Petir menyambar 12 orang pekerja pemetik semangka dan satu orang diantaranya meninggal dunia.

Korban Ni Wayan Suriati (58) asal Lingkungan Bilukpoh, Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo. Sedangkan yang lainnya mengalami luka ringan dan berat bahkan satu orang dikabarkan dalam kondisi kritis. Korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit umum (RSU) Negara.

Dari informasi peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 di Banjar Delod Pangkung, Subak Kawis, Desa Budeng, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali.

Berawal sekitar pukul 13.30 Wita para pekerja berjumlah 13 orang sampai di lokasi. Tidak berselang lama mereka kemudian melakukan pekerjaannya memetik semangka.

Sekitar pukul 14.30 kemudian turun hujan. Padahal saat itu para pekerja baru memanen semangka di 3 petak sawah dari 5 petak sawah yang akan dipanen.

Karena hujan, 12 orang berteduh di sebuah gubuk di tengah sawah. Sedangkan satu orang memilih berteduh di rumah warga sekitar 25 meter dari tempat memanen semangka.

Tidak berselang lama petir menyambar. Kejadian tersebut membuat beberapa orang terpental diseputaran gubuk tidak sadarkan diri.

Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Agus Riwayanto Diputra, Sabtu (27/1/2024), mengatakan peristiwa tersebut dilaporkan oleh saksi Rahmil Adip (34) asal Desa Melaya, Kecamatan Melaya. “Satu orang meninggal dunia. Sedangkan yang lainnya dibawa ke RSU Negara untuk mendapat perawatan,” ujarnya.

Dari keterangan beberapa saksi, peristiwa tersebut terjadi saat mereka berteduh di sebuah gubuk di tengah sawah karena turun hujan. “Mereka para pekerja pemetik semangka,” imbuhnya.  (Komang Tole)

Baca Juga :  Ny Putri Koster Hadiri Penutupan 'Gerakan Satu Juta Krama Satu Juta Yowana Bali'

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here