Balinetizen.com, Jembrana
Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto menyampaikan kondisi Jembrana sehari menjelang pemungutan suara Pemilu 2024 pada Rabu (14/2/2024) besok masih kondusif.
“Sampai saat ini H-1 pencoblosan situasi masih tetap kondusif,” tegas Kapolres Jembrana Tri Purwanto ditemui di gedung Auditorium Pemkab Jembrana, Selasa (13/2/2024).
Semua pihak disebutnya telah memainkan perannya dengan baik sehingga tercipta situasi kondusif. “Baik itu KPU maupun Bawaslu telah memainkan perannya dengan baik terkait persiapan H-1 pencoblosan di tanggal 14 Pebruari besok,” ujarnya.
Hari ini juga sudah dilaksanakan Apel Serpas (Pergeseran Pasukan) dan kurang lebih 414 personil yakni 404 merupakan personil Polres Jembrana dan 10 personil BKO Polda Bali selanjutnya disebar untuk melaksanakan pengamanan TPS.
“Anggota berjaga 24 jam karena sudah dibekali perlengkapan pribadi dan dinas. Jadi tidak boleh pulang sebelum kotak suara kembali ke tempat asalnya,” sebut Kapolres Jembrana.
Terkait pengawalan distribusi logistik Pemilu 2024, kata Kapolres, sudah dilakukan mulai Senin (12/2/2024) kemarin sejak pendistribusian dilakukan. “Pola pengawalan untuk satu kendaraan dikawal minimal.2 personil dan diawasi kamera,” tandas Kapolres.
Kamera sambungnya, menghadap keluar dan kedalam. Kamera keluar untuk melihat situasi lalu lintas dan kamera ke dalam melihat situasi kabin. “Kamera kedalam menunjukan bahwa kami, Polri khususnya melaksanakan pemilu secara netral. Jadi kalau bermain curang akan terdengar dan terecord oleh kamera kabin,” ungkapnya.
Pola pengamanan di setiap TPS, menurut Kapolres juga berbeda. Untuk TPS sangat rawan, dua personil 1 TPS. Sedangkan yang lain satu personil bisa 4 TPS. “TPS sangat rawan tidak diperbolehkan satu personil jaga sendiri. Istilahnya body sistem. Juga ada pantauan khusus,” jelasnya.
Untuk TPS rawan yakni TPS 6 dan 7 di Juuk Manis dan TPS 12 Pengeragoan di Kecamatan Pekutatan pendistribusian ogistik tidak menggunakan roda dua, namun roda empat karena alasan geografis.
Pihaknya, Polri bersama TNI tanggal 14 Pebruari juga akan melaksanakan patroli gabungan untuk memastikan keadaan aman. “Pemilih silahkan datang ke TPS. Jika ada intimidasi laporkan ke Bawaslu. Kami, Polri dn TNI akan membackup. Kita doakan agar Jembrana aman,” pungkasnya. (Komang Tole)
