Akibat Rebutan Perempuan di WA, 3 Pemuda Sumba Barat Daya Ditangkap di Badung

0
151

Balinetizen.com, Badung-

 

Pada Senin, 19 Februari 2024, terjadi perkelahian antara dua kelompok pemuda di depan Indomaret Banjar, Denkayu Baleran, Desa Werdi Buana, Mengwi, Badung. Polisi pun telah mengamankan 3 pelaku serta 9 pelaku lainnya yang terlibat dalam insiden tersebut.

“Yang terlibat 3 orang dan beberapa yang melarikan diri, untuk 9 orang yang di foto tersebut tadi malam juga kami amankan karena berada di sekitar lokasi (masih dalam pendalaman),” ungkap Kapolres Badung, AKBP Teguh Priyo Wasono dihubungi Selasa 20 Februari 2024.

Dijelaskan, perkelahian ini melibatkan dua kelompok pemuda asal Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Motif pasti dari perkelahian tersebut masih dalam investigasi. Peristiwa ini dipicu oleh kesalahpahaman yang muncul dari percakapan caci maki melalui aplikasi pesan instan WhatsApp antara anggota kedua kelompok, yang diduga terkait dengan perselisihan terkait perempuan.

“Masih kami periksa keterlibatan masing – masing, betul motif perkelahian anak – anak Sumba tersebut karena perempuan,” ungkapnya.

Kronologi kejadian mengungkapkan bahwa Markus, seorang pelajar/mahasiswa, disergap oleh sekelompok orang dari kelompok lawan di depan Indomaret Banjar Denkayu Baleran.

Dia kemudian dikeroyok, dan perkelahian meletus setelah beberapa temannya datang untuk memberikan pertolongan.

Akibatnya, situasi menjadi tegang, dan pihak kepolisian dipanggil untuk menangani kejadian tersebut.

Beberapa pelaku berhasil diamankan, termasuk Markus Kondo (21) dan Pelipus Kaleka (20) dari satu kelompok serta Dominggus Nene (23) dari kelompok lain. (Tri Prasetiyo)

Baca Juga :  Dukung Layanan Posko Service Gratis di Besakih, PBMB Apresiasi Antusias Gubernur Koster Jaga Kenyamanan Mobilitas Pemedek

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here