Banjir Bali Akibat Gelombang Rossby dan Kelvin, BNPB ‘Turun Tangan’

0
668

Balinetizen.com, Denpasar

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. mengungkap penyebab banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bali, Rabu (10/9/2025).

Menurutnya, bencana ini dipicu fenomena atmosfer Gelombang Rossby dan Gelombang Kelvin yang menyebabkan curah hujan ekstrem.

“Curah hujan yang sangat tinggi akibat gelombang atmosfer tersebut memicu meluapnya sejumlah sungai. Namun, kondisi terkini per pukul 21.00 WITA, tinggi muka air di sungai-sungai sudah kembali normal,” ujar Suharyanto saat memimpin rapat koordinasi di Gedung Jaya Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali.

Rapat dihadiri Gubernur Bali dan seluruh unsur Forkopimda dari kabupaten/kota terdampak banjir. Dalam kesempatan itu, Suharyanto menyebutkan banjir mengakibatkan 9 orang meninggal dunia dan 6 orang masih hilang.

“Tim gabungan masih melakukan pencarian hingga malam hari ini, dan akan dilanjutkan besok pagi,” tegasnya.

Selain pencarian korban, BNPB bersama pemerintah daerah juga mengerahkan 400–600 personel gabungan untuk membersihkan material banjir dan mempercepat pemulihan.

BNPB turut menyalurkan bantuan logistik, pompa penyedot air, dan genset untuk mempercepat penanganan di titik-titik genangan. Pemerintah juga memastikan rumah warga yang rusak akan mendapatkan bantuan perbaikan.

“Kedatangan saya di Bali adalah bentuk respon cepat pemerintah pusat. Sesuai perintah Presiden, korban hilang harus ditemukan secepat mungkin dan kebutuhan dasar pengungsi tidak boleh berkurang,” ujar Suharyanto.

Usai memimpin rapat, Kepala BNPB bersama Gubernur Bali meninjau Pasar Badung, salah satu lokasi terdampak banjir. Di sana, ia menyaksikan langsung personel gabungan yang tengah bekerja menyedot sisa genangan air dan membersihkan area pasar.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

Baca Juga :  Lagi, 2 Orang Dinyatakan Positif Covid-19 di Kota Denpasar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here