Balinetizen.com, Badung –
Seorang pria berinisial IWB (56), warga asal Jalan Imam Bonjol, Denpasar Barat, ditemukan meninggal dunia di dalam mobil di Gedung Parkir (MLCP) Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, pada Minggu (19/10/2025) malam.
Korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung saat sedang menunggu tamu di area parkir bandara.
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 20.15 Wita, ketika petugas keamanan bandara (Airport Security) menerima laporan dari masyarakat bahwa terdapat seseorang tidak sadarkan diri di dalam mobil Suzuki Ertiga warna putih bernomor polisi DK 18xx MF.
Petugas kemudian berkoordinasi dengan pihak terkait dan segera menuju lokasi kejadian. Tak lama berselang, tim medis dari Balai Karantina Kesehatan (BBKK) Ngurah Rai bersama personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Saat diperiksa, korban ditemukan dalam posisi duduk di kursi pengemudi dengan kondisi tidak bernapas dan tidak ada denyut nadi.
Dari hasil wawancara petugas dengan anak korban, diketahui bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung. Setelah dilakukan koordinasi lebih lanjut, jenazah dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Murni Teguh Kuta untuk penanganan medis lanjutan.
Menurut keterangan keluarga, IWB datang ke bandara untuk menunggu tamu di area parkir terminal internasional sebelum akhirnya ditemukan tidak sadarkan diri.
Usai kejadian, personel Polres Kawasan Bandara segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan saksi, termasuk dari petugas keamanan bandara dan pihak keluarga.
Keluarga korban menyatakan menerima kejadian ini dengan lapang dada dan telah mengikuti seluruh prosedur resmi kepolisian hingga proses serah terima jenazah oleh anggota Sat Reskrim Polres Kawasan Bandara kepada anak korban.
Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, S.H., saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar, telah ditemukan seorang pria dalam keadaan meninggal dunia di dalam mobil yang terparkir di area terminal internasional Bandara Ngurah Rai. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ipda Gede Suka Artana menegaskan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan di lokasi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena sakit jantung yang dideritanya,” pungkasnya.
(Jurnalis : Tri Widiyanti)

