Balinetizen.com, Buleleng
Kejuaraan dunia Vovinam ke 8 Tahun 2025 berlangsung selama 8 hari di GOR Indoor Tenis Undiksha Desa Jinengdalem, Singaraja.
Kejuaraan bela diri diikuti peserta 400 atlet bela diri dari 26 negara ini, pembukaannya dilaksanakan pada tanggal 2 Nopember 2025 di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja. Sedangkan untuk timbang badan dan pertandingan dipusatkan di gor indoor tenis Undiksha Desa Jinengdalem yang dilaksanakan pada tanggal 3-6 Nopember 2025, lalu city tour dilaksanakan pada tanggal 7 nopember 2025 dan kontingen akan kembali pada tanggal 8 Nopember 2025.
Kejuaran Vovinam ke-8 2025, momentum angkat citra dan sejarah Buleleng sebagai tuan rumah di Mata Dunia. Dalam hal ini Memperkuat Persaudaraan dan Menyatukan Dunia Melalui Vovinam (Strengthening Brotherhood and Uniting the World Through Vovinam) merupakan tema kejuaran dunia Vovinam ke 8 Tahun 2025.
Tidak sekedar moto prestasi dalam olahraga. Namun lebih dari itu, Buleleng, Bali sebagai tuan rumah akan mencatatkan sejarah dimata dunia sebagai destinasi wisata, budaya dan kearifan lokal serta pengalaman luar biasa bagi 400 atlet dan ofisial dari 26 negara di dunia
“Even olahraga Vovinam ini, tentunya akan memberi muliplier efek tidak sekedar prestasi di dunia olahraga. Namun dampak ekonomi dari para tamu dan atlet selama lebih dari 8 hari di Buleleng akan memberi warna, kesan dan pengalaman tersendiri yang akan terus diingat oleh dunia,” demikian ditegaskan Ketua Umum Panitia Penyelenggara Gede Supriatna yang juga sebagai Wakil Bupati Buleleng saat membuka jumpa pers bersama insan pers Buleleng di KONI Buleleng, pada Sabtu (1/11/2025).
Menurut Wabup Supriatna, semangat memperkuat persaudaraan dan menyatukan dunia melalui kejuaraan Vovinam, sejalan dengan nilai sportivitas dan perdamaian dunia melalui olahraga.
“Mari kita satukan tekad, kuatkan sinergi dan kolaborasi dengan jiwa sportivitas demi kesuksesan kejuaraan ini,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua PB. Federasi Vovinam Indonesia Nyoman Yamadiputra mengatakan hampir 400 peserta berasal dari 26 negara. Diantaranya dari negara Afghanistan, Algeria, Bangladesh, Belarus, Belgium, Burkina Faso, Cambodia, France, Germany, India, Indonesia, Iran, Italy, Ivory Coast, Japan, Korea, Mali, Myanmar, Pakistan, Philippines, Rumania, Russia, Senegal, Switzerland, Thailand dan Vietnam akan mengerahkan atlet terbaiknya dalam kejuaraan dunia Vovinam ke-8.
“Buleleng dipercaya sebagai tuan rumah merupakan hal yang sangat luar biasa,” ujarnya.
“Dengan kejuaraan ini dapat mempromosikan Buleleng- Bali sebagai pusat sport tourism internasional, juga dapat meningkatan prestasi atlet Vovinam Indonesia selain itu memperkuat hubungan persahabatan antar negara melalui olahraga,” pungkas Yamadiputra. GS

