Balinetizen.com, Badung –
Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan menggelar vaksinasi dan sterilisasi massal gratis pada Sabtu (22/11/2025) sebagai upaya intensif menekan populasi Hewan Penular Rabies (HPR). Kegiatan ini mendapat dukungan penuh legislatif, bahkan menjadi dasar pengesahan regulasi baru daerah.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Badung, I Made Sada, berkesempatan hadir meninjau langsung kegiatan tersebut dan mengapresiasi dilaksanakanya vaksinasi dan sterilisasi ini serta menyoroti peran pentingnya bagi sektor pariwisata. “Kami di DPRD Badung berencana membentuk Peraturan Daerah (Perda) tentang perlindungan hewan, khususnya menekan penularan rabies. Ini salah satu kegiatan yang kami atur dan akan disahkan minggu depan ini,” ungkap I Made Sada.
Sada mengingatkan bahwa Badung, dengan penduduk yang majemuk dan banyaknya wisatawan mancanegara maupun domestik, memiliki risiko tinggi terkait rabies. “Ini hal yang penting karena pernah suatu kejadian ada travel warning dari suatu negara mengingatkan para wisatawan untuk tidak datang ke Bali karena kasus tertularnya wisatawan asing,” tegasnya Sada.
Melihat pentingnya program ini, Ketua Komisi II DPRD Badung mengusulkan agar kegiatan vaksinasi dan sterilisasi dapat dilakukan secara intensif dan rutin. “Kami usulkan kepada pemerintah agar kegiatan seperti ini dilakukan di banjar-banjar, misalkan setahun dua kali. Ini adalah salah satu cara untuk mengantisipasi populasi HPR,” kata Sada.
Ia pun menghimbau bagi masyarakat dan dapat langsung mengajukan permohonan ke Dinas Pertanian dan Pangan melalui surat atau melalui Kontak Bupati Badung. “Ini sangat gampang sekali, karena akan langsung ditindak lanjuti apalagi ini adalah salah satu program dari Bapak Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa yang peduli dengan hewan penular rabies,” jelasnya.
Dengan dilakukanya kegiatan ini I Made Sada mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung bahwa tingkat penyaluran vaksinasi rabies sudah mencapai 84%, melebihi angka minimal nasional. Ia pun juga menjamin masyarakat tidak perlu bingung mencari vaksin, karena ketersediaan vaksin rabies untuk anjing sudah terjamin sesuai dengan catatan populasi di Badung.(RED-BN)

