Balinetizen.com, Badung
Menjelang akhir tahun 2025, Polres Badung menyampaikan refleksi kinerja penanganan keamanan dan ketertiban masyarakat sepanjang tahun. Secara umum, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Badung dinilai kondusif, dengan tren penurunan tindak pidana dibandingkan tahun sebelumnya.
Sepanjang 2025, Polres Badung menangani 414 laporan polisi (LP), menurun dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 436 LP.
Penurunan ini setara 22 kasus atau 6,8 persen. Dari total perkara tersebut, 298 kasus berhasil diselesaikan, menunjukkan kinerja penegakan hukum yang relatif stabil.
Peta Kriminalitas Sepanjang 2025
Wakapolres Badung KompolI Gede Suarmawa, S.H., memaparkan berdasarkan data yang dihimpun, tindak pidana yang ditangani Polres Badung sepanjang 2025 terdiri dari berbagai jenis kasus, antara lain pencurian dengan kekerasan (42 kasus), pencurian kendaraan bermotor (2 kasus), pencurian biasa (14 kasus), penganiayaan (37 kasus), pengeroyokan (13 kasus), kekerasan seksual (3 kasus), pembunuhan (1 kasus), serta korupsi (1 kasus). Selain itu, terdapat pula kasus terkait Migas dan tindak pidana khusus lainnya.
“Dari seluruh perkara tersebut, kita menetapkan 300 orang tersangka, dengan komposisi 279 laki-laki dan 21 perempuan. Mayoritas tersangka merupakan WNI sebanyak 275 orang, sementara 25 orang lainnya WNA,” paparnya, Senin (29/12/2025).
Narkoba: Pengungkapan dan Barang Bukti
Di bidang pemberantasan narkotika, Satuan Reserse Narkoba Polres Badung mencatat 120 kasus sepanjang 2025, dengan 124 kasus berhasil diselesaikan. Jumlah tersangka mencapai 155 orang, terdiri dari 144 laki-laki dan 11 perempuan, termasuk 8 orang WNA.
Dari total tersangka tersebut, 80 orang berperan sebagai pengedar dan 75 orang sebagai pengguna. Barang bukti yang diamankan cukup signifikan, di antaranya 1,8 kilogram sabu, 1.137 butir ekstasi, 890 gram ganja, 25.270 butir pil koplo, hingga berbagai jenis narkotika lain seperti MDMA, kokain, tembakau sintetis, dan ganja cair.
Lalu Lintas: Fatalitas Menurun Signifikan
Pada sektor lalu lintas, Polres Badung mencatat 1.097 kasus kecelakaan lalu lintas sepanjang 2025, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 1.031 kasus. Meski demikian, angka korban meninggal dunia justru menurun drastis, dari 88 orang pada 2024 menjadi 61 orang pada 2025, atau berkurang 27 korban.
Korban luka berat juga menurun dari 21 orang (2024) menjadi 16 orang (2025). Sementara korban luka ringan tercatat sebanyak 1.329 orang. Penurunan fatalitas ini disebut sebagai hasil dari upaya preventif Satlantas, termasuk edukasi keselamatan berlalu lintas hingga peran aktif Bhabinkamtibmas di tingkat desa.
Kasus Menonjol Sepanjang Tahun
Sejumlah kasus menonjol turut mewarnai kaleidoskop kamtibmas 2025 di Badung. Di antaranya pengungkapan TPPU yang melibatkan dua WNA di wilayah Kuta Utara, kasus Migas di Abiansemal, kasus pembunuhan di wilayah Munggu dengan pelaku WNA, hingga pengungkapan kasus korupsi di Kecamatan Petang.
Menjelang akhir tahun, Polres Badung juga berhasil mengungkap kasus pencurian yang sempat meresahkan masyarakat, dengan mengamankan pelaku di wilayah perairan dan daratan.
Polres Badung menegaskan bahwa secara keseluruhan angka kriminalitas menurun hingga 11,29 persen, termasuk tingkat penyelesaian perkara yang ikut mengalami perbaikan.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar merayakan pergantian tahun dengan tertib dan aman, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebencanaan mengingat kondisi cuaca yang dinamis.
(Jurnalis : Tri Widiyanti)

