
Balinetizen.com, Sanur-
The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel, The Heritage Collection memperingati Hari Bumi dengan menggelar penanaman pohon di kawasan Ethnobotanical Garden, The Sanur Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan pada Rabu (22/04/2026). Kegiatan ini mengusung filosofi Panca Maha Bhuta sebagai simbol keseimbangan lima elemen alam. Penanaman pohon tersebut menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan sekaligus langkah nyata pengurangan emisi karbon, khususnya melalui optimalisasi penggunaan dry amenities yang lebih ramah lingkungan di kamar hotel.
General Manager The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel, Ed Brea, mengatakan peringatan Hari Bumi menjadi momentum untuk kembali mengingat pentingnya menjaga bumi yang telah dirayakan secara global sejak 1970. “Diperkirakan sekitar 1 miliar orang di 193 negara merayakan Hari Bumi. Apa yang kita lakukan hari ini mungkin kecil, tetapi tetap bermakna,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan Ethnobotanical Garden menjadi langkah penting dalam menghadirkan ruang edukasi berbasis tanaman lokal Bali. Saat ini, sekitar 150 spesies tanaman telah ditanam di kawasan tersebut. “Ke depan, tempat ini akan menjadi pusat edukasi. Kami juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk magang, dan menargetkan pengembangan awal bisa mulai diluncurkan pada kuartal ketiga tahun ini,” katanya.
Selain penanaman pohon, The Meru Sanur juga menerima Sertifikat Pengurangan Emisi Karbon tahun 2025 dari GUAVA International. Sertifikasi ini mencatat pengurangan emisi sebesar 20 kg CO2e melalui inovasi produk ramah lingkungan. CEO GUAVA International, Gabriel Tan, menjelaskan bahwa sertifikasi ini merupakan bagian dari upaya global dalam mendorong solusi keberlanjutan yang terukur dan terjangkau. “Keberlanjutan tidak harus dimulai dari hal besar. Langkah kecil yang konsisten justru bisa memberikan dampak jangka panjang,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan verifikasi dalam setiap upaya keberlanjutan, yang dalam hal ini telah melalui proses audit independen oleh KPMG.
Sementara itu, Direktur Marketing dan Komunikasi The Meru dan Bali Beach Hotel, Melody Siagian, menyebut keterlibatan Heritage Associates menjadi bagian dari upaya membangun semangat dan kebersamaan di lingkungan kerja. Mereka diajak berpartisipasi sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi panjang sekaligus menghubungkan warisan masa lalu dengan upaya keberlanjutan masa depan.“Mereka kami ajak agar tidak hanya datang untuk bekerja, tetapi juga terlibat dalam kegiatan yang lebih menyenangkan dan bermakna,” katanya.
Mengusung filosofi Panca Maha Bhuta, berbagai jenis tanaman lokal ditanam untuk merepresentasikan unsur tanah, air, api, udara, dan ruang. Seluruhnya dirancang sebagai bagian dari konsep wellness yang mengedepankan harmoni antara manusia, alam, dan budaya Bali. Melalui kegiatan ini, The Meru Sanur menegaskan posisinya sebagai destinasi wellness yang tidak hanya berfokus pada pengalaman tamu, tetapi juga keberlanjutan lingkungan dan pelestarian nilai lokal.
BN-Radha
