Tiga Warga Jembrana Digigit Anjing Diduga Positif Rabies

0
46

 

Balinetizen.com, Jembrana 

 

Kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Jembrana. Tiga warga Desa Tegal Badeng Timur, Kecamatan Negara digigit anjing diduga positif rabies. Karena, setelah kasus gigitan terjadi, anjing diketahui mati.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, ketiga korban gigitan anjing yakni seorang pria dengan inisial S berusia 47 tahun. Ia digigit dibagian betis kiri, Senin (15/6/2026).

Korban berikutnya bocah berusia 4 tahun berinisial N dan kemudian H berusia 5 tahun digigit dibagian paha kanan.

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan-Kesmavet) pada Dinas Peternakan, Pertanian dan Pangan Pemkab Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, Selasa (16/6/2026), membenarkannya.

Menurutnya ketiga warga digigit anjing ras jantan berumur kisaran 3 tahun dengan status vaksin tidak diketahui. “Informasi di lapangan anjingnya diketahui mati (Selasa) tadi pagi,” ujarnya.

Menurut warga, kata dia, anjing tersebut merupakan anjing peliharaan, namun karena pemiliknya sedang sakit sehingga tidak terawat dengan baik.

Korban saat itu tengah menghadiri hajatan salah seorang warga setempat. Saat berkumpul dengan warga lainnya, tiba-tiba datang anjing dan langsung menyerang dan menggigit korban. “Anjing pergi setelah diusir warga,” imbuhnya.

Pengambilan sampel otak anjing disebutnya dilakukan oleh drh. Putu Hendra Jaya, petugas Medikvet Kecamatan Negara. “Sampelnya (otak anjing) selanjutnya dikirim ke BB-Veteriner di Denpasar untuk dilakukan uji lab. Selesai pengambilan sampel, anjingnya langsung kita kubur,” pungkasnya. (Komang Tole)

Baca Juga :  STT Bhuana Werdhi Br. Kawan Bangli Gelar Lomba Mancing Air Deras Ikan Lele

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here