Balinetizen.com, Buleleng
Kepemimpinan baru di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Argha Nayottama, diharapkan menjadi titik awal lahirnya transformasi besar dalam pengelolaan perusahaan daerah. Demikian ditegaskan Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, saat penandatanganan kontrak kerja, pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Direksi Perumda Pasar Argha Nayottama Periode 2026–2031 di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Buleleng, pada Jumat, (3/7/2026).
Ketiga direksi tersebut adalah I Ketut Mas Angarta Tenaya, S.H. sebagai Direktur Utama, Made Sulistiawan, S.E. sebagai Direktur Operasional, dan Komang Sonni, S.E. sebagai Direktur Keuangan untuk masa jabatan 2026–2031
Lebih lanjut Sutjidra mengatakan Perumda memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Oleh karena itu, perusahaan daerah tidak cukup hanya menjalankan aktivitas usaha, tetapi harus mampu menghadirkan pelayanan yang berkualitas, tata kelola yang sehat, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.
“Pelantikan hari ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi momentum untuk melakukan perubahan yang nyata. Saya ingin Perumda Pasar Argha Nayottama tumbuh sebagai perusahaan daerah yang profesional, sehat, inovatif, dan semakin dipercaya masyarakat,” ucapnya menegaskan.
Iapun meminta jajaran direksi yang baru, agar segera bergerak melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola perusahaan. Artinya seluruh sistem yang telah berjalan baik untuk dipertahankan. Sedangkan berbagai kelemahan harus segera dibenahi melalui langkah-langkah yang terukur dan berkelanjutan.
“Transformasi harus menyentuh seluruh aspek organisasi, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan kepada pedagang dan masyarakat. Selanjutnya optimalisasikan pengelolaan aset, pembenahan manajemen keuangan, penguatan kompetensi sumber daya manusia, hingga penerapan teknologi informasi sebagai bagian dari modernisasi pengelolaan pasar,” jelas Sutjidra.
Selain pembenahan internal, Sutjidra menginstruksikan agar Direksi segera menyusun Rencana Bisnis yang selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Buleleng. Setiap program yang dijalankan harus memiliki target yang jelas, dan terukur, serta mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ditekankan juga bahwa keberhasilan Perumda tidak hanya ditentukan oleh Direksi semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh jajaran perusahaan. Budaya kerja yang disiplin, profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan harus menjadi fondasi utama dalam membangun perusahaan daerah yang semakin kompetitif.
“Pegang teguh sumpah jabatan yang telah diucapkan. Bekerjalah dengan penuh integritas, jujur, bertanggung jawab, dan berikan kinerja terbaik demi kemajuan Perumda Pasar Argha Nayottama serta Kabupaten Buleleng,” tandas Bupati Sutjudra.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa dalam laporannya menyampaikan pelantikan Direksi Perumda Pasar Argha Nayottama merupakan puncak dari proses seleksi yang dilaksanakan secara terbuka dan profesional sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2018, Peraturan Daerah Kabupaten Buleleng Nomor 4 Tahun 2020, serta Peraturan Bupati Buleleng Nomor 69 Tahun 2022.
Proses seleksi dimulai dengan pembentukan Panitia Seleksi pada 4 Mei 2026, dilanjutkan pengumuman penerimaan calon direksi, seleksi administrasi, psikotes berbasis Computer Assisted Test (CAT), Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), hingga wawancara akhir oleh Bupati selaku Kuasa Pemilik Modal.
Dari 22 pelamar yang mengikuti seleksi, sebanyak 11 orang dinyatakan lolos administrasi dan mengikuti seluruh tahapan UKK yang meliputi psikotes, penyusunan dan presentasi makalah, serta wawancara kompetensi oleh tim penguji independen.
“Berdasarkan hasil UKK, lima peserta berhak mengikuti wawancara akhir sebelum akhirnya ditetapkan tiga direksi terbaik. Ketiga direksi tersebut adalah I Ketut Mas Angarta Tenaya, S.H. sebagai Direktur Utama, Made Sulistiawan, S.E. sebagai Direktur Operasional, dan Komang Sonni, S.E. sebagai Direktur Keuangan untuk masa jabatan 2026–2031,” jelas Sekda Suyasa.
“Kita menaruh harapan besar, agar Perumda Pasar Argha Nayottama mampu mempercepat transformasi tata kelola perusahaan, meningkatkan kualitas pelayanan pasar rakyat, memperkuat daya saing usaha daerah, serta menjadi BUMD yang sehat, modern, dan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Buleleng,” pungkasnya. GS

