Merpati Terbang Tinggi Memperebutkan Hadiah Belasan Juta

0
358

Merpati Terbang Tinggi Memperebutkan Hadiah Belasan Juta

Balinetizen.com, Jembrana

Sebagai salah satu atraksi budaya yang khas, Lomba Burung Merpati Terbang Tinggi rutin dilaksanakan di Kabupaten Jembrana. Atraksi yang merupakan salah satu keunikan tradisi budaya yang ada di Gumi Mekepung ini diharapkan memiliki dampak positif bagi pelestarian budaya serta mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan sektor pariwisata.

Untuk kedua kalinya di tahun ini, Lomba Burung Merpati Terbang Tinggi II Jembrana Cup 2019 dilaksanakan di Lapangan Dauhwaru, Kecamatan Jembtana, Minggu (27/10). Perlombaan dihadiri oleh Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan didampingi oleh Asisten I Setda Kabupaten Jembrana, I Nengah Ledang, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan, Nengah Alit, Camat Negara, Andi Ajasmara dan beberapa kepala OPD di lingkup Pemkab Jembrana.

Ketua Panitia Ngurah Komang Grya mengatakan keunikan dari lomba merpati terbang tinggi ini adalah dibedakannya burung yang berlomba berdasarkan warna, sehingga perlombaan dibagi dalam dua kelas yakni kelas mores dan kelas polos dengan media penilaian berupa acal.

Lomba kali ini lanjutnya, diikuti oleh 94 pasang merpati dari seluruh Kabupaten Jembrana dengan memperebutkan Piala Bergilir Bupati Cup dengan total hadiah sebesar Rp.16,5 juta rupiah. “Merpati yang dipertandingkan dibedakan warna mores dan polos. Mores tidak digabungkan dengan polos karena di atas dapat mengaburkan pandangan juri salam penilaian” ujar Komang Grya.

Acal sambungnya, alat dengan lingkaran di atasnya digunakan sebagai batas pandangan penilaian. “Apabila burung terlihat keluar dari area pandang (acal), otomatis kalah” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyambut baik dan memperikan apresiasi akan diadakannya kembali Lomba Burung Merpati Terbang Tinggi. Selanjutnya dengan keunikannya, lomba ini diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam sektor kepariwisataan di Jembrana.

Baca Juga :  Viral Lulusan UI Keluhkan Gaji Rp8 Juta, Ini Kata Direktur Coca-Cola

“Saya sempat masuk kedalam acal untuk mengetahui proses penilaian. Ternyata lomba ini butuh ketahanan fisik. Karena dibawah terik matahari kita harus menengadah melihat burung terbang, luar biasa” ujar Wabup Kembang. (Humas Pemkab Jembrana)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here