Anggota Dewan Karangasem sedang meninjau jembatan penghubung Desa Subagan menuju Desa Asak yang jebol akibat tergerus aliran hujan diawal tahun 2019 lalu.
Balinetizen.com, Karangasem
Dewan Karangasem soroti kontruksi jembatan penghubung Desa Subagan menuju Desa Asak yang jebol akibat tergerus aliran hujan diawal tahun 2019 lalu.
Dewan menilai ada yang tidak beres pada jemabatan tersebut entah itu pada kontruksinya perencanaannya yang kurang bagus atau pada pengerjaannya dahulu yang kurang baik.
“Dilihat dari patahan memang seperti ada yang tidak beres, fakta dilapangan memang seperti itu, kedepan jika ada pembangunan seperti ini kita akan panggil dan kordinasi dengan PUPR,” kata Ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana didampingi Wakilnya, I Nengah Sumardi dan sejumlah anggota Komisi II saat meninjau kondisi jembatan tersebut pada Selasa (29/10/2019).
Sebelumnya, agar bisa dilalui mengingat lalulintas dijalur tersebut cukup padat, beberapa waktu lalu sementara dibangun jembatan darurat yang terbuat dari kayu hanya saja kondisinya kini mulai rapuh dan membahayakan warga yang melintas diatas jembatan tersebut.
Melihat kondisi tersebut, Gede Dana akan mendorong agar dalam pembahasan APBD tahun 2020 perbaikan jembatan harus tertangani. Disamping cukup padat jalur yang melewati jembatan ini juga sangat penting apabila terjadi kemacetan dijalur Jasri maka lewat jembatan inilah sebagai jalur alternatif menuju Denpasar. (SUA)

