Toya Devasya Berikan Diskon 40 Persen Untuk Sekolah Berdarma Wisata

0
391
Toya Devasya Natural Hot Spring mengubah pola strategi pemasaran dan layanan berubah untuk memperkuat citra ikon wisata Kintamani tersebut.

Balinetizen.com, Bangli-

 

Ditengah menurunnya kunjungan wisatawan China akibat ancaman wabah virus Corona ke Bali sehingga membuat Toya Devasya Natural Hot Spring mengubah pola strategi pemasaran dan layanan berubah untuk memperkuat citra ikon wisata Kintamani tersebut.

“Kami mau memastikan bahwa tidak ada pemutusan hubungan kerja karyawan di tempat kami walau seberapa berat situasinya,” kata Putu Astiti Saraswasti, Direktur Utama Toya Devasya ketika ditemui Metrobali.com di Kintamani, Bangli, Kamis (27/2/2020).

Pihaknya bahkan menyiasati turunnya wisatawan asing yang berkunjung dengan mengalihkan target dan sasaran kepada wisatawan domestik.

“Namun sejatinya, Toya Devasya tidak pernah mengkotak-kotakan pengunjung. Saat Gunung Agung erupsi, justru pengunjung kita lebih banyak wisatawan domestik,” sebutnya.

Wabah corona menurutnya, bukan persoalan pariwisata Indonesia saja. Tapi sudah mendunia, Namun pihaknya tetap optimis akan ‘pick up’ membaik kembali pada bulan Mei mendatang ibarat pepatah Badai Pasti Berlalu.

Bahkan, Tempat yang kerap disebut sebagai ‘Surga Kecil di Kintamani’ yang memiliki akun Instagram @toyadevasya ini punya strategi lain untuk menarik pengunjung. Misalnya memberikan potongan 40 persen bagi pelajar dengan paket khusus. Bahkan ada tiket masuk yang mendapatkan bonus makanan yang dapat ditukar di tempat yang sudah ditentukan dengan memberikan undangan kepada seluruh sekolah-sekolah yang ada di Bali.

“Kedepan, kami juga akan mengundang para travel dan Konjen-konjen asing untuk mengarahkan warganya berkunjung ke Toya Devasya,” pungkas Ayu.

 

Pewarta : Hidayat
Editor : Mahatma Tantra

Baca Juga :  Proyek Hidden City Ubud, Merujuk ke UU Cipta Kerja yang Kontroversial Itu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here